terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
BEI Bantah Emiten Kecil Selalu IPO: 2 Perusahaan Lighthouse di Pipeline - my blog
Jul 3rd 2024, 11:01, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS
Ilustrasi pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Bursa Efek Indonesia (BEI) membantah perusahaan yang asetnya kecil didorong untuk melakukan penawaran umum perdana (initial public offering) atau IPO. Sebagian besar calon emiten yang antre di pipeline memiliki aset skala menengah.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, melaporkan terdapat 2 calon perusahaan mercusuar atau lighthouse di dalam pipeline IPO. Satu perusahaan masuk kategori lighthouse berasal dari sektor rekreasi dan fasilitas olahraga (recreational & sport facilities), dan satu lighthouse company menyampaikan akan meng-update dokumennya (real estate).
"Enggak (nunggu perusahaan aset kecil). Upaya dari Bursa ke semua sisi, saya sampaikan kemarin ke BUMN dan perusahaan besar," kata Nyoman saat ditemui di Gedung BEI, Rabu (3/7).
"Kami membuka diri tidak hanya melihat perusahaan kecil, menengah, besar, semuanya termasuk BUMN. Jadi masalah mereka masuk ke pasar, mereka sebetulnya yang menentukan," tambahnya.
BEI optimistis jumlah perusahaan tercatat yang masuk kategori lighthouse bertumbuh seiring meningkatnya minat perusahaan-perusahaan berbagai sektor untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan dan kerja sama.
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menjawab pertanyaan wartawan di Gedung BEI, Rabu (3/7/2024). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
"Untuk pelaksanaan program persiapan untuk IPO dengan asosiasi, perbankan dan institusi prominent lain dalam bentuk 'Road to IPO'," kata Nyoman.
Hingga 25 Juni 2024, pipeline perusahaan IPO terdiri dari 6 perusahaan aset skala kecil di bawah Rp 50 miliar), perusahaan aset skala menengah (antara Rp 50 miliar-Rp 250 miliar), dan 8 perusahaan aset skala besar (aset di atas Rp 250 miliar).
Nyoman menuturkan, BEI senantiasa mendorong perusahaan yang memiliki rencana IPO dan menjadi perusahaan tercatat untuk tumbuh bersama pasar modal Indonesia, baik dari sektor teknologi maupun sektor lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar