terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Din Syamsuddin Harap Fatah-Hamas Tetap Kompak usai Kematian Ismail Haniyeh - my blog
Jul 31st 2024, 22:24, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS
Din Syamsuddin memberi tanggapan soal tewasnya pimpinan Hamas, Ismail Haniyeh di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (31/7/2024). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Bela Palestina (ARI-BP), Din Syamsuddin, berharap hubungan antara Hamas dan Fatah tetap terjaga usai wafatnya Ismail Haniyeh.
"Hamas dan Fatah, dua faksi besar Rakyat Palestina, yang justru persatuan mereka, kebersamaan dan kekompakan mereka (diperlukan)," kata Din saat konferensi pers menyikapi wafatnya tokoh pejuang kemanusiaan dan kemerdekaan Palestina Ismail Haniyeh di kawasan Jakarta Timur, Rabu (31/7).
Din menyebut, rekonsiliasi Hamas dan Fatah yang berlangsung di Tiongkok beberapa waktu lalu sebagai titik baru untuk mewujudkan Palestina yang merdeka.
"Dan tokoh Indonesia Bapak Jusuf Kalla sedang mengusahakannya dan sedang berupaya sebagai tindak lanjut dari pertemuan Hamas Fatah oleh Tiongkok," ujarnya.
Lebih lanjut, Din juga meminta agar tak ada fitnah di masyarakat yang dapat membuat hubungan di antara negara-negara Arab dengan Iran meruncing.
"Sangat potensial zionis Israel akan memainkan dan merekayasa opini dalam rangka mempertentangkan antara Iran dan negara-negara Arab di sisi yang lain," imbuhnya.
Terakhir, Din meminta agar kematian Haniyeh dapat menambah lecutan semangat bagi umat muslim untuk berjuang membela Palestina. ARI-BP pun bakal kembali menghelat sejumlah aksi pada bulan Agustus ini sebagai bentuk solidaritas pada Palestina.
"Aksi dari ARI-BP, tanggal 3 Agustus seperti hari yang ditetapkan oleh almarhum Ismail Haniyeh sebagai International Day for Gaza dan inilah yang kita akan sambut pada tanggal 3. Prakarsa dari sayap perempuan ARI-BP dan elemen lain," tandasnya.
Dalam pertemuan itu turut hadir Ustaz Bachtiar Nasir dan pengurus ARI-BP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar