terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Bila Kita Ingin Maju dan Bersatu, Jangan Khianati Konstitusi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Bila Kita Ingin Maju dan Bersatu, Jangan Khianati Konstitusi
Jul 16th 2024, 05:52, by KH Anwar Abbas, KH Anwar Abbas

Foto pertemuan lima tokoh Nahdliyin dengan Presiden Israel, Isaac Herzog. Foto: Dok. Istimewa
Foto pertemuan lima tokoh Nahdliyin dengan Presiden Israel, Isaac Herzog. Foto: Dok. Istimewa

Bangsa Indonesia telah mengalami pahit getirnya dijajah oleh Belanda dan Jepang. Oleh karena itu, Bangsa Indonesia tidak mau ada satu suku bangsa pun di dunia ini yang mengalami hal yang sama. Dalam pandangan Bangsa Indonesia yang namanya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa.

Oleh karena itu dalam mukadimah UUD 1945, para pendiri bangsa ini telah menjelaskan dengan tegas bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan nilai-nilai peri kemanusiaan dan peri keadilan.

Itulah sebabnya, mengapa sampai hari ini Republik Indonesia tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel--karena negara tersebut telah menjajah dan tidak mau memberikan kemerdekaan kepada rakyat dan Bangsa Palestina.

Bahkan Israel tidak hanya sekadar ingin menjajah, tapi juga telah melakukan tindakan yang terbilang sangat biadab dengan melakukan genosida atau membunuh sudah lebih dari 36.050 orang dan melukai setidaknya 81.026 orang di Gaza sejak Oktober tahun lalu.

Keadaan semakin mengenaskan karena kebanyakan dari mereka yang tewas dan terluka adalah perempuan dan anak-anak. Oleh karena itu jika ada anak-anak bangsa ini yang bermesraan dengan Israel, padahal negara zionis tersebut telah berbuat zalim dan aniaya terhadap rakyat Palestina--maka hal demikian merupakan pertanda bahwa mereka sudah tidak punya hati nurani dan tidak punya rasa peri keadilan serta peri kemanusiaan.

Mungkin saja mereka beralasan bahwa mereka melakukan hal tersebut adalah karena mereka ingin mengubah sikap Israel, rasa-rasanya hal itu bagaikan mimpi di siang bolong. Sebab, sekarang ini sudah lebih dari 146 negara yang mendukung kemerdekaan Palestina termasuk beberapa negara dari eropa barat yang selama ini merupakan sekutu Israel seperti Spanyol, Inggris dan Prancis.

Bukan hanya itu, negara lainnya juga sudah meminta Israel untuk mengakui kemerdekaan Palestina. Namun, Israel tetap bersikukuh dan tidak mau memberikannya. Ini pertanda bahwa Israel memang punya niat jahat untuk terus menduduki dan menjajah Palestina, bahkan kalau bisa mereka akan mendirikan sebuah negara baru yang disebut dengan Israel raya.

Jadi, kita memang sangat menyesalkan ada oknum-oknum dari anak-anak bangsa ini yang berbuat di luar batas dengan menentang dan melecehkan konstitusi. Padahal mukadimah dari UUD 1945 itu merupakan jati diri kita sebagai bangsa.

Bila jati diri kita sebagai bangsa sudah terkoyak, maka untuk menjahit dan menyatukannya kembali jelas tidak mudah. Untuk itu, kita berharap agar semua pihak menghormati dan menjunjung tinggi konstitusi--supaya kita sebagai bangsa tetap bersatu dan negara yang sama-sama kita cintai ini bisa maju.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: