terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Gerindra Bantah Jokowi Jadi Penghalang PDIP Berkoalisi dengan Prabowo - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Gerindra Bantah Jokowi Jadi Penghalang PDIP Berkoalisi dengan Prabowo
May 1st 2024, 22:45, by Fachrul Irwinsyah, kumparanNEWS

Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo Subianto meninjau alutsista di TNI di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jumat (8/3). Foto: Dok. Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo Subianto meninjau alutsista di TNI di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jumat (8/3). Foto: Dok. Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Wakil Ketua Umum Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menepis isu Presiden Jokowi menjadi penghalang Prabowo berkoalisi dengan PDIP pascapemilu 2024. Hubungan PDIP dan Jokowi memanas usai Gibran Rakabuming Raka maju sebagai cawapres Prabowo.

"Itu tidak benar. Sekali lagi, tidak benar bahwa anggapan Pak Jokowi itu sebagai tembok tebal ataupun halangan, sama sekali tidak," kata perempuan yang disapa Sara itu di Kantor TKN Fanta Prabowo-Gibran, Jakarta Pusat, Rabu (1/5).

Dia mengatakan Prabowo masih terus melakukan komunikasi dengan PDIP untuk membuka kans bekerja sama di pemerintahan ke depan.

"Komunikasi berjalan dengan baik. Dan tentunya Pak Prabowo berharap komunikasi itu bisa berjalan terus ke depan," tutup dia.

Jubir TKN Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati. Foto: Dok. Istimewa
Jubir TKN Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati. Foto: Dok. Istimewa

Hubungan Jokowi dan Megawati retak karena perbedaan pilihan di Pilpres 2024. Meski tak mendeklarasikan dukungan, Jokowi lebih condong ke Prabowo-Gibran. Apalagi, Gibran adalah putra sulung Jokowi.

Hal ini, berbeda dengan keputusan Megawati yang mengusung Ganjar-Mahfud. Jokowi tidak taat pada keputusan partai dan hingga saat ini hubungan dingin dengan Megawati disebut masih berlanjut meski pemilu sudah usai.

Bahkan, PDIP sudah tak lagi menganggap Jokowi sebagai kader karena dinilai sebagai seorang pengkhianat partai dan konstitusi. Gibran pun juga sudah bukan bagian dari PDIP.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: