terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Tawuran Dua Kelompok Remaja Pecah di Jakpus, Satu Tewas Kena Sabetan Sajam - my blog
Sep 9th 2024, 09:48, by Rini Friastuti, kumparanNEWS
Ilustrasi korban tawuran Foto: Muhammad Faisal Nu'man / kumparan
Tawuran antara dua kelompok remaja pecah di Jalan Pangeran Jayakarta, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu (8/9). Seorang remaja berinisial MFF (16) meninggal dunia akibat terkena sabetan senjata tajam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam, menjelaskan peristiwa bermula ketika kelompok korban melakukan penyerangan. Kemudian, kelompok yang diserang pun menyerang balik hingga kelompok korban mundur ke Jalan Mangga Besar.
"Awal kejadian kelompok korban dari anak-anak muda warga Jalan Mangga Besar XIII dengan kelompok anak-anak muda warga (Kampung) Pecah Kulit," kata dia melalui keterangan yang diterima, Senin (9/9).
Ketika melarikan diri, korban tersandung bambu hingga terjatuh. Saat itulah, salah seorang pelaku menyabetkan senjata tajam ke kepala bagian belakang korban. Korban pun bersimbah darah dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Namun, sesampainya di RSUK Kecamatan Sawah Besar, korban dinyatakan meninggal dunia," ucap dia.
Kasus itu lalu dilaporkan ke polisi. Ke depan, Ade mengimbau remaja untuk tidak melakukan tawuran karena bakal merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Alangkah lebih baik, mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih positif.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhamad Firdaus, memastikan pihaknya sudah mengecek ke lokasi kejadian. Pelaku sedang diburu.
"Kami masih mengecek lokasi kejadian dan memburu pelaku yang terlibat," kata dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar