terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Anggota Komisi I DPR soal Pembentukan Angkatan Siber: Harus Revisi UU TNI - my blog
TB Hasanuddin, wakil ketua Komisi I DPR. Foto: Fahrian Saleh/kumparan
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menanggapi rencana pembentukan angkatan siber.
Sebelumnya Panglima TNI Agus Subiyanto mengungkapkan Presiden Jokowi telah memerintahkan untuk mengkaji dibentuknya badan khusus untuk ketahanan siber Indonesia.
Purnawirawan TNI ini mengatakan, syarat berdirinya suatu matra salah satunya adalah harus mempunyai alutsista. Oleh sebab itu, jika siber jadi menjadi matra, ini akan berdiri sendiri seperti matra darat, laut dan udara.
"Selain itu, dari sisi regulasi, harus ada penyesuaian regulasi melalui amandemen UU TNI," kata Hasanuddin dalam keterangannya, Kamis (5/9).
Politikus PDIP ini menjelaskan, dalam UU TNI Pasal 4 ayat 1 disebutkan, TNI terdiri atas TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Mereka melaksanakan tugas secara matra atau gabungan di bawah pimpinan Panglima.
"Kalau ingin menambah matra/angkatan baru, ubah dulu aturannya," ucap dia.
TB Hasanuddin menuturkan, jika angkatan siber memang sangat dibutuhkan, maka harus di bawah naungan TNI yang mengurusi pertahanan dan intelijen siber.
Ia pun meminta personel yang menjadi angkatan siber harus mumpuni serta didukung dengan infrastrukturnya modern dan canggih.
"Perkembangan teknologi sangat pesat dan butuh proses adaptasi yang cepat juga dari sisi SDM, infrastruktur, dan organisasi," kata dia.
Ilustrasi TNI Foto: hanffburhan/Shutterstock
Sebelumnya, usulan pembentukan matra baru ini diutarakan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat pidato di sidang tahunan 16 Agustus 2024 lalu
Sebab menurutnya, kemampuan negara masih lemah dalam mempertahankan ketahanan siber. Salah satunya saat diretasnya Pusat Data Nasional (PDN) yang menyerang Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) beberapa waktu lalu. Akibat peretasan itu, sejumlah sektor pelayanan publik lumpuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar