terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Stafsus Presiden: Isu Jokowi-Prabowo Retak Ganggu Keberlanjutan, Sudah Usang - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Stafsus Presiden: Isu Jokowi-Prabowo Retak Ganggu Keberlanjutan, Sudah Usang
Aug 26th 2024, 10:41, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Juri Ardiantoro dan Raja Juli Antoni di Hotel Aston, Kota Denpasar, Bali, Senin (11/12/2023). Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Juri Ardiantoro dan Raja Juli Antoni di Hotel Aston, Kota Denpasar, Bali, Senin (11/12/2023). Foto: Denita BR Matondang/kumparan

Presiden Jokowi dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto diisukan retak. Ada sejumlah keputusan politik yang terkesan berseberangan. Tapi, ini dibantah oleh Istana.

Stafsus Presiden Juri Ardiantoro mengatakan, isu itu hanya untuk mengadu domba Jokowi dan Prabowo. Padahal, tidak ada masalah di antara mereka berdua.

"Jika ada mengadu domba dengan nyata-nyata mengatakan hubungan Presiden Joko Widodo dan Presiden Terpilih saat ini retak adalah upaya mengganggu agenda keberlanjutan pemerintahan," kata Juri, dalam keterangannya, Senin (26/8).

Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menhan Prabowo Subianto saat upacara HUT ke-79 RI di Istana Negara IKN, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). Foto: Achmad Ibrahim/AP Photo
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menhan Prabowo Subianto saat upacara HUT ke-79 RI di Istana Negara IKN, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). Foto: Achmad Ibrahim/AP Photo

Juri menegaskan, adu domba dengan merangkai-rangkai berbagai informasi, peristiwa dan kejadian yang terjadi belakangan ini, kemudian mengotak-gatukkan seolah-olah ada kaitannya dan kemudian menyimpulkan dengan nada yakin bahwa telah terjadi keretakan.

Juri menjelaskan fokus utama Pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini adalah meletakkan pondasi yang kuat untuk memuluskan transisi pemerintahan. Menurut Juri, Jokowi memberikan tempat dan kesempatan yang luas bagi Prabowo mulai menyusun agenda-agenda strategis untuk menjalankan visi dan misinya demi keberlanjutan pemerintahan nantinya. Sehingga menyimpulkan adanya keretakan hubungan keduanya adalah hal yang sulit diterima.

"Di mana letak keretakannya? Itulah yang menjadi menjadi pertanyaan Pak Prabowo. Presiden Terpilih tegas menampik berbagai spekulasi, rumor bahkan upaya-upaya politik yang bertujuan mengadu domba dengan Presiden Joko Widodo,' jelas Juri.

"Politik adu domba itu politik usang sangat tidak disukai oleh Masyarakat kita. Jadi, berhentilah membangun narasi dan spekulasi yang bersifat pecah belah kita sebagai bangsa," tegas Juri.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: