terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Komarudin soal Anies ke PDIP: Bukan Deklarasi, tapi Diskusi Pembangunan Jakarta - my blog
Aug 27th 2024, 11:50, by Rini Friastuti, kumparanNEWS
Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (6/11/2023). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun mengungkapkan pertemuan Anies Baswedan dengan Rano Karno bukan untuk dideklarasikan. Padahal, pada Senin (26/8), Anies tampak sudah bertemu dengan Rano menggunakan kemeja merah.
"Kemarin mereka masih diskusi-diskusi soal pembangunan Jakarta ke depan, kemarin bukan datang untuk deklarasi," kata Komarudin kepada wartawan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/8).
Terkait isu bahwa PDIP bakal tidak mengusung Anies dan bakal mendorong kader internal, Komarudin menyebut bahwa hal tersebut belum resmi. Ia lantas meminta agar menunggu deklarasi resmi.
"Tunggu saja nanti pada waktunya kita akan umumkan calon," ujar dia.
Anies Baswedan dan Rano Karno bertemu di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Senin (26/8/2024). Foto: Dok. Istimewa
Informasi yang diperoleh kumparan, Senin (26/8), PDIP hampir pasti memutuskan tak mengusung Anies, dan memilih mengusung calon lain.
Isu liar seputar batalnya PDIP mengusung Anies berseliweran. Beberapa sumber kumparan memberikan informasi sejumlah isu penyebab batalnya Anies diusung PDIP.
Ada kesepakatan antara pimpinan PDIP dan KIM Plus soal Pilgub Jakarta ini. Kesepakatan itu bersifat jangka panjang terkait koalisi di kabinet pemerintahan.
Jadi PDIP legawa melepas Jakarta dengan mengusung calon selain Anies. Koalisi di pemerintahan itu kabarnya juga sudah disepakati Megawati dan Prabowo.
"90 Persen Anies gagal maju," terang sumber yang tak mau disebut namanya itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar