terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Hadi: Angkatan Siber Penting, Kita Sedang Bangun Kekuatan Bisa Perang Siber - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Hadi: Angkatan Siber Penting, Kita Sedang Bangun Kekuatan Bisa Perang Siber
Sep 4th 2024, 11:40, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS

Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menyampaikan paparannya di Forum Koordinasi dan Konsultasi Peran Strategis Media Massa Nasional Dalam Rangka Mendukung Pemberitaan yang Positif pada Pilkada Serentak Tahun 2024 Berjalan Kondusif, Aman, dan Lancar. Foto: Alya Zahra/Kumparan
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menyampaikan paparannya di Forum Koordinasi dan Konsultasi Peran Strategis Media Massa Nasional Dalam Rangka Mendukung Pemberitaan yang Positif pada Pilkada Serentak Tahun 2024 Berjalan Kondusif, Aman, dan Lancar. Foto: Alya Zahra/Kumparan

Pembentukan Angkatan Siber di TNI jadi salah satu pembicaraan di tengah ancaman siber yang semakin kompleks. Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengatakan, kekuatan siber saat ini tidak boleh dipandang sebelah mata.

"Angkatan siber ini sangat penting, itu adalah matra yang keempat. Karena saat ini pertahanan dan keamanan tidak hanya itu memerlukan kekuatan seperti pesawat tempur, kapal perang, tank dan sebagainya. Saat ini perang sudah masuk ke ranah-ranah perang perang siber," ujar Hadi Tjahjanto di Flores Ball Room, Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (4/9).

Saat ini, TNI memiliki 3 matra, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Sedangkan, divisi siber berada di bawah satuan dan matra masing-masing.

Hadi menceritakan Indonesia pernah mengalami perang siber bersama negara pendukung Timor Leste. Namun, dia tidak menjelaskan detail perang siber macam apa yang dihadapi saat itu.

"Kita sudah pernah mengalami perang siber, di antaranya pada waktu itu adalah Timor Leste kita perang siber dengan negara yang mendukungnya. Dan pada waktu itu, kita juga masih butuh pengalaman, untuk bisa memenangkan dalam perang siber," tutur dia.

"Sehingga saat ini, Kementerian Pertahanan sedang membangun kemampuan untuk melakukan perang siber di mana bisa mampu untuk menangkal apabila ada serangan balik," imbuhnya.

Ilustrasi hacker. Foto: Shutterstock
Ilustrasi hacker. Foto: Shutterstock

Eks Panglima TNI itu juga meminta kepada media massa selaku penyalur informasi untuk berperan aktif dalam pembentukan angkatan siber ini.

Sebab media memiliki kekuatan dalam membentuk opini dan pikiran di masyarakat.

"Karena apa, perang siber itu, memerlukan media. Media adalah media informasi, untuk membangun opini masyarakat, jadi perang siber itu perang pikiran, kita mempengaruhi pikiran masyarakat untuk melaksanakan kehendak," ujarnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Agus Subiyanto mengungkapkan Presiden Jokowi telah memerintahkan untuk mengkaji terkait dibentuknya badan khusus untuk ketahanan siber Indonesia.

"Saya sudah diberi tahu oleh Pak Presiden untuk, kemarin juga dari MPR waktu pidato untuk membuat angkatan siber," kata Agus kepada wartawan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/9).

"Siber itu memang bergantung dengan SDM itu yang saya prioritaskan, rekrutmen dari orang sipil yang memang punya kemampuan IT. Akan kita buat pusat siber di mabes ada di angkatan-angkatan ada pendidikannya ada. Tinggal SDM-nya harus rekrut dari anak-anak yang keluaran SMA atau universitas," jelas dia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: