terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Maybelline Ajak Gen Z Lawan Masalah Kesehatan Mental Lewat Misi Brave Together - my blog
Oct 21st 2024, 12:32, by Hutri Dirga Harmonis, kumparanWOMAN
Maybelline Ajak Gen Z Lawan Kesehatan Mental Lewat Misi Brave Together. Foto: Maybelline
Maybelline merupakan brand kecantikan yang menaruh perhatian besar terhadap isu kesehatan mental. Karenanya, sejak tahun 2022 Maybelline konsisten menjalankan misi Brave Together untuk mengajak perempuan berani bicara dan melawan masalah kesehatan mental mereka. Tahun 2024 ini, Maybelline mengandeng petenis dunia, Naomi Osaka untuk menjadi sosok dari kampanye Brave Together.
Nah, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada 10 Oktober 2024, Maybelline berkolaborasi dengan kumparanWOMAN dengan menggelar acara bertajuk "Brave Together Hadapi Isu Depresi & Anxiety" yang diselenggarakan di Universitas Prasetiya Mulya, BSD, pada Kamis (17/10).
"Maybelline New York kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun awareness tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, menggandeng Naomi Osaka dengan kisah inspiratifnya untuk mengutamakan kesehatan mental. Tahun ini kami membawa Brave Together dan memberikan pelatihan kepada mahasiswa di Universitas Prasetiya Mulya tentang cara menjadi pendengar yang baik atau yang kita kenal sebagai Brave Talk," ujar Senior Brand Experience & Community Manager, Maybelline Indonesia, Quincy Wongso.
Sebelumnya, kumparanWOMAN juga telah melah melakukan polling seputar isu kesehatan mental secara daring yang hasilnya, 95,4 persen Gen Z setuju bahwa menjaga kesehatan mental merupakan salah satu hal penting di dalam kehidupan. Selain itu, sebanyak 39,4 persen dari mereka juga merasakan ketakutan akan kehilangan dan 50,8 persennya mengalami kecemasan akan masa depan.
Tak sampai di sana, kehadiran media sosial yang masif juga memengaruhi 34,4 persen kesehatan mental Gen Z, terutama saat melihat pencapaian orang lain di internet. Dari polling ini juga ditemukan bahwa bercerita dengan sahabat masih menjadi opsi utama dari 59,7 persen Gen Z saat merasa tidak baik-baik saja. Sayangnya, masih sedikit dari mereka yang meminta bantuan ke psikolog.
Hasil polling ini dipaparkan langsung oleh Pemimpin Redaksi kumparanWOMAN, Fitria Sofyani di sesi yang sama.
Acara "Brave Together Hadapi Isu Depresi & Anxiety" yang digelar Maybelline di Universitas Prasetiya Mulya, BSD, pada Kamis (10/7). Foto: Maybelline
"Sebenarnya perempuan di zama ini lebih rentan terkena isu kesehatan mental. Jadi yang penting itu sebenarnya recognize, ketika kita punya problem kena mental, kita mengakui dan terbuka lalu mencari pertolongan, sehingga kita bisa menemukan akar masalahnya dan mengatasinya, lalu teman-teman bisa menghadapi masa depan dan mencapai apa pun yang diinginkan dalam hidup," imbuh Fitria.
Sementara itu, sebagai perwakilan dari Gen Z, Malaikha Kridaman, seorang beauty influencer dan mental health advocate yang juga berprofesi sebagai jurnalis mengungkapkan bahwa bertransisi dari mahasiswa menjadi perempuan karier menjadi salah satu sumber kecemasannya. Kendati demikian, Malaikha menunjukkan bahwa ia bisa melewati semua tantangan itu sambil menjaga kesehatan mentalnya.
"Aku sendiri baru mulai bekerja sebagai jurnalis yang dihadapkan dengan berbagai tantangan untuk beradaptasi di lingkup kerja, mengejar deadline, hingga networking yang nggak jarang membuatku overwhelmed dan cemas. Untuk menjaga kesehatan mental, aku suka curhat ke sahabat dan ibuku, aku juga tak segan untuk konseling ke psikolog," ujar Malaikha.
Maybelline berikan konseling gratis dan edukasi
Acara "Brave Together Hadapi Isu Depresi & Anxiety" yang digelar Maybelline di Universitas Prasetiya Mulya, BSD, pada Kamis (10/7). Foto: Maybelline
Dalam menyukseskan misi Brave Together, Maybelline menggandeng KALM, sebuah platform konseling berbasis online untuk memberikan akses bantuan kepada mereka yang membutuhkan ruang untuk bercerita dan berjuang melawan kesehatan mental seperti kecemasan hingga depresi. Maybelline dan KALM sudah memberikan sesi konseling gratis kepada lebih dari 70 ribu orang hingga saat ini lewat Brave Together.
Selain konseling gratis, Maybelline dan KALM juga memperkenalkan program Brave Talk, yaitu gerakan untuk membantu setiap orang agar bisa menjadi pendengar yang baik bagi teman-teman mereka.
Ada lima langkah BRAVE Talk yang diajarkan Maybelline dan KALM. Pertama, beri perhatian penuh dengan bersikap peka dan memperhatikan kondisi teman sekitar. Kedua, ruang dan waktu harus tepat dengan memastikan situasi dan kondisi mendukung untuk mendengarkan cerita. Ketiga, ajukan pertanyaan dengan menanyakan kondisi mereka agar lebih memahami apa yang sedang dialami. Keempat, validasi perasaan dengan menerima perasaan mereka sehingga mereka bisa merasa didengar. Kelima, eksplorasi bantuan profesional dengan mengarahkan teman untuk berkonsultasi ke ahli yang kompeten.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar