terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Polri Belum Simpulkan Penyebab Server PDN Down: Masih Kumpulkan Informasi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Polri Belum Simpulkan Penyebab Server PDN Down: Masih Kumpulkan Informasi
Jun 24th 2024, 10:58, by Rini Friastuti, kumparanNEWS

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada Rapim TNI-Polri di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024). Foto: Youtube/Kemhan RI
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada Rapim TNI-Polri di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024). Foto: Youtube/Kemhan RI

Polri belum bisa menyimpulkan penyebab lumpuhnya server Pusat Dana Nasional (PDN) Kominfo. Server tersebut mengalami gangguan sejak Kamis (20/6) dini hari.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) masih mengumpulkan informasi terkait hal ini.

"Kita sedang mengumpulkan informasi, dan sedang kita dalami, bekerja sama dengan BSSN apakah kendala teknis atau ada hal lain," ujar Sigit di Gedung The Tribrata, Jakarta Selatan, Senin (24/6).

Server PDN yang terpusat di Kemenkominfo mengalami gangguan beberapa hari terakhir, berdampak pada pelayanan keimigrasian, akhirnya terjadi antrean di seluruh bandara internasional di Indonesia.

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CiSSReC, Pratama Persadha, curiga gangguan ini akibat ulah ransomware. Ransomware adalah virus atau malware yang dirancang untuk merusak akses sistem komputer atau data, dan biasanya digunakan untuk memeras. Jika tebusan sudah dibayarkan, penyebar ransomware akan mengembalikan data yang dirusak atau dienkripsi.

Gangguan tersebut kata Pratama tidak hanya menimpa Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta saja namun mengganggu seluruh kantor Imigrasi di Indonesia. Hal ini mungkin juga mengganggu layanan milik instansi pemerintahan lainnya.

"Jika melihat dari pola gangguan yang terjadi, (maka) ada kemungkinan jika masalah yang terjadi pada PDN disebabkan karena serangan siber dengan metode ransomware, seperti halnya yang menimpa Bank Syariah Indonesia sebelumnya." kata Pratama, Jumat (21/6).

"Jika memang masalah yang dihadapi oleh PDN merupakan masalah teknis, (maka) tentu tidak akan memakan waktu selama itu. Masalah suplai listrik bisa segera diatasi dengan menggunakan catuan listrik dari gardu lainya atau menggunakan genset untuk catuan sementara," ujar Pratama.

Usut Dugaan Pidana

Dirjen IKP Kemenkominfo, Usman Kansong, dalam Seminar dan Diskusi Media Massa Nasional Menghadapi Disrupsi Digital, Rabu (25/1/2023). Foto: Youtube/Monumen Pers Nasional
Dirjen IKP Kemenkominfo, Usman Kansong, dalam Seminar dan Diskusi Media Massa Nasional Menghadapi Disrupsi Digital, Rabu (25/1/2023). Foto: Youtube/Monumen Pers Nasional

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BSSN dan Polri untuk mendalami dugaan tindak pidana di lumpuhnya server itu.

"[Penyebabnya] Masih ditelusuri BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara). Kalau memang ada tindakan pidana, BSSN akan berkoordinasi dengan Polri. Kominfo berkoordinasi dengan BSSN dan Polri untuk menelusuri penyebab down-nya PDNS 2," kata Usman kepada wartawan, Minggu (23/6).

Usman mengaku, Kominfo masih berupaya melakukan pemulihan. Sementara autogate bandara sudah mulai bisa beroperasi

"Kita terus melakukan pemulihan. Autogate bandara sudah beroperasi sejak tadi malam," ucap dia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: