terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Anies Yakin Tak Hanya PKS-PKB yang Dukung Dirinya dan Sohibul di Jakarta - my blog
Jun 26th 2024, 09:38, by Fadjar Hadi, kumparanNEWS
PKS mengusung Anies Baswedan-Sohibul Iman dalam Pilkada Jakarta 2024. Foto: Instagram/@pk_sejahtera
Anies Baswedan kini mengantongi rekomendasi partai pemenang Pileg Jakarta 2024, PKS, untuk maju di Pilkada Jakarta. Meski begitu, Anies sudah satu paket dengan cawagubnya yakni Sohibul Iman yang merupakan Wakil Ketua Majelis Syura PKS.
Anies menyebut, masih akan ada dukungan dari parpol untuk dirinya dan Sohibul maju di Pilgub Jakarta.
"Sesudah PKB dan PKS insyaallah akan ada partai partai lain yang mau berjuang bersama untuk mengembalikan Jakarta jadi kota yang maju kotanya, bahagia warganya," kata Anies dalam video yang unggah di Instagram pribadinya, @aniesbaswedan, Rabu (26/6).
Anies Baswedan hadir di Pekan Raya Jakarta 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (21/6/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Anies kini tengah berada di Spanyol bersama keluarganya. Sepulang dari sana, Anies mengatakan akan segera bertemu dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan petinggi partai lain.
"Insyaallah sekembalinya ke tanah air kami akan segera berkomunikasi dengan pimpinan PKS untuk membahas langkah-langkah lebih jauh untuk tindak lanjut ke depan begitu juga dengan pimpinan-pimpinan partai yang lain," ucap Anies.
Selain PKS-PKB, ada dua partai lain yang juga membidik Anies, yakni NasDem dan PDI-Perjuangan. Namun ketiga partai ini masih bimbang untuk menentukan sikap.
Secara hitung-hitungan perolehan kursi, koalisi PKS-PKB sebenarnya sudah cukup untuk mengusung paslon di Pilkada Jakarta. Jumlah kursi keduanya 29, sedangkan untuk mengusung paslon dibutuhkan minimal 22 kursi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar