terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Sidang PPDS Undip: Pasal 1 Senior Selalu Benar; 2. Bila Salah Kembali ke Pasal 1 - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Sidang PPDS Undip: Pasal 1 Senior Selalu Benar; 2. Bila Salah Kembali ke Pasal 1
May 26th 2025, 19:25 by kumparanNEWS

dr Zara Yupita Azra menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Semarang, Senin (26/5/2025). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
dr Zara Yupita Azra menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Semarang, Senin (26/5/2025). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Sidang kasus kematian dr Aulia Risma mahasiswa PPDS Undip mengungkap fakta baru, yakni soal pasal dan tata krama antara senior junior anestesi PPDS Undip.

Arahan ini disampaikan langsung oleh terdakwa dr Zara Yupita Azra selaku senior di PPDS anestesi Undip. Zara merupakan angkatan 76 sementara Aulia merupakan angkatan 77 sekaligus bendahara angkatan 77.

Zara juga merupakan senior yang membimbing angkatan atau dr Aulia Risma secara langsung.

"Terdakwa pernah menyampaikan doktrin kepada angkatan 77 melalui aplikasi Zoom tentang adanya aturan di internal PPDS Undip," ujar JPU Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Shandy Handika, dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Muhammad Djohan Arifin di PN Semarang, Senin (26/5).

Pasal itu:

Pasal anestesi

  1. Senior selalu benar;

  2. Bila senior salah, kembali ke pasal 1;

  3. Hanya ada "ya" dan "siap";

  4. Yang enak hanya untuk senior;

  5. Bila junior dikasih enak tanya kenapa;

  6. Jangan pernah mengeluh karena semua pernah mengalami;

  7. Jika masih mengeluh siapa suruh masuk anestesi.

"Pasal ini bersifat dogmatis dan harus ditaati tanpa boleh dibantah. Ini adalah kekuasaan absolut antara senior dan junior," ujar Shandy.

Kemudian, terdakwa juga menyebut adanya tata krama yang wajib ditaati oleh para junior di prodi anestesi, yakni:

Tata Krama Anestesi

  1. Selalu ucapkan izin jika bicara dengan senior;

  2. Semester 0 hanya boleh bicara dengan semester 1. Dilarang keras bicara dengan semester di atasnya kecuali senior yang bertanya langsung;

  3. Biar kenal dengan senior atau kenal dengan teman senior di IBS atau Instalasi Bedah Sentra haram hukumnya semester 0 bicara dengan semester 2 tingkat di atasnya.

"Bahwa pasal dan tata krama anestesi ini terdokumentasi dalam hp saksi dr Krisna Mahendra," kata Shandy.

Shandy menyebut senioritas dan indoktrinasi di PPDS prodi anestesi Undip itu merupakan bentuk intimidasi terselubung kepada para junior dokter residen.

"Penolakan terhadap aturan tersebut akan berdampak terhadap akademik para dokter junior," kata Shandy.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: