terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Petugas Antisipasi Jemaah Haji Terpisah Rombongan hingga Sakit saat Puncak Haji - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Petugas Antisipasi Jemaah Haji Terpisah Rombongan hingga Sakit saat Puncak Haji
May 25th 2025, 16:01 by kumparanNEWS

Jemaah haji Indonesia usai turun dari bus Shalawat di Terminal Syib Amir, Rabu (14/5/2025). Foto: Moh Fajri/kumparan
Jemaah haji Indonesia usai turun dari bus Shalawat di Terminal Syib Amir, Rabu (14/5/2025). Foto: Moh Fajri/kumparan

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah memitigasi segala risiko yang terjadi saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Kabid Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Al-Rasyid, mengungkapkan yang perlu diantisipasi saat puncak haji adalah jemaah yang terpisah dari rombongan.

"Kemungkinan-kemungkinan yang terjadi yaitu terlepasnya jemaah dari rombongan dan ini yang perlu diantisipasi," kata Harun di wilayah Jamarat, Minggu (25/5).

Untuk itu, Harun meminta semua petugas harus mengetahui sektor-sektor dari jemaah haji, termasuk jalur yang nantinya dilalui. Apalagi, pada tahun ini ada skema Tanazul.

Tanazul bertujuan mengurangi kepadatan jemaah haji saat mabit atau menginap di tenda Mina. Dengan skema Tanazul, jemaah yang tinggal di hotel dekat area Jamarat atau tempat lontar jumrah akan kembali ke hotel dan tidak menempati tenda di Mina.

"Termasuk mengantisipasi ada yang sakit, tidak menutup kemungkinan kita butuh kursi roda untuk bisa mengevakuasi jemaah kita, walaupun di sini banyak keamanan dan ambulans dari pihak Arab Saudi tapi untuk bisa cepat kita menangani kita juga perlu kursi roda," ujar Harun.

Kabid Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Al-Rasyid. Foto: Moh Fajri/kumparan
Kabid Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Al-Rasyid. Foto: Moh Fajri/kumparan

Harun menyarankan para petugas juga menyiapkan obat-obatan seperti minyak kayu putih. Selain itu, masker juga harus dipakai untuk melindungi dari debu.

Harun telah melakukan gladi posko untuk petugas Mobile Crisis Rescue (MCR). Harapannya agar petugas sudah bisa memahami kondisi lapangan.

"Harapannya bisa menyesuaikan di dalam jaga pos itu artinya tidak harus bergerombol, tetap harus mobile dan stationer, juga menyiapkan pengamanan pribadi yaitu pelindung kepala termasuk pelindung wajah, serta pelindung mata dari sinaran matahari serta jangan lupa perbekalan," tutur Harun.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: