terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Mahasiswa Itera Ciptakan Alat Pendeteksi Dini Kelainan Tulang Belakang - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mahasiswa Itera Ciptakan Alat Pendeteksi Dini Kelainan Tulang Belakang
Jul 22nd 2024, 21:18, by Puput Octaviani, Lampung Geh

Uji coba alat Inovasi alat Spine Assessment. | Foto: Humas Itera
Uji coba alat Inovasi alat Spine Assessment. | Foto: Humas Itera

Lampung Geh, Bandar Lampung - Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) berhasil mengembangkan alat pendeteksi kelainan pada tulang belakang yang dinamakan Spine Assessment, Senin (22/7).

Inovasi alat yang dilakukan mahasiswa Itera lolos pendanaan dalam Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) 2024.

Pengembangan inovasi alat Spine Assessment ini dilakukan oleh mahasiswa Itera yang diketuai oleh Anisa Prasetya Putri Kartini dari program studi Teknik Biomedis, dan 4 anggota yaitu, Mundy Malvina, Adelia Nuraini, Nadiyah, dan Putri Utami dari Program studi matematika, yang dibimbing oleh dosen Prodi Teknik Biomedis, Itera, Rudi Setiawan.

Anisa Prasetya Putri Kartini selaku ketua tim PKM-KC menjelaskan Spine Assessment tidak hanya berfungsi untuk mendeteksi, tetapi juga sebagai alat monitoring untuk memudahkan tenaga medis dalam memantau kondisi tulang belakang pasien.

"Kami berharap inovasi ini dapat memberikan dampak positif bagi dunia kesehatan, terutama dalam mempercepat proses deteksi dan monitoring pasien dengan kelainan tulang belakang," jelasnya.

Tim PKM-KC mahasiswa Itera yang berhasil mengembangkan inovasi Spine Assessment. | Foto: Humas Itera
Tim PKM-KC mahasiswa Itera yang berhasil mengembangkan inovasi Spine Assessment. | Foto: Humas Itera

Selanjutnya, menurut data Kementerian Kesehatan, kasus skoliosis, lordosis, dan kifosis di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut olah karena itu dibutuhkan alat untuk mendeteksi kelainan tulang belakang yang cepat dan akurat.

Dalam upaya mengatasi meningkatkan kasus kelainan tulang belakang, mahasiswa tim PKM-KC Itera mengembangkan alat assessment kelainan tulang belakang menggunakan sensor posisi dan machine learning. Spine Assessment ini mampu memberikan hasil yang cepat dan akurat tanpa invasif dan biaya tinggi.

Selanjutnya, Anisa berharap Inovasi Spine Assessment bisa memberikan banyak manfaat.

Inovasi Spine Assessment diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam bidang kesehatan dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi serta mengembangkan kreativitas di berbagai bidang," pungkasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: