terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Gara-gara Saling Tatap dan Ucap ‘Matamu Itu’, 2 Pria di Taput Cekcok - my blog
Polisi menangkap ayah dan anak bernama Raspin Pasaribu (69 tahun) dan Nonny Pasaribu (41) di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut, pada Kamis (18/7). Keduanya ditangkap lantaran melakukan penganiayaan menggunakan ketapel batu.
Korbannya adalah pasutri bernama Boston Pasaribu dan Siska Samosir.
Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing mengatakan kasus ini bermula saat pelaku Raspin Pasaribu dan korban Boston Pasaribu tidak sengaja bertatap-tatapan. Saat itu, korban Boston sedang berkendara menuju rumah salah seorang warga.
"Korban ini mau ke rumah saksi Ronal yang jaraknya 30 meter dari rumah pelaku. Tak sengaja bertatapan, lalu pelaku bilang 'matamu itu'," kata Walpon pada Kamis (22/7).
Lalu, sempat terjadi cekcok di antara keduanya. Lalu mereda dan korban pun melanjutkan perjalanan.
Namun, saat korban tiba di lokasi tujuan, pelaku malah menghampiri korban.
"Lalu diketapellah, pakai batu. Anaknya pelaku ini juga datang. Dia enggak tahu apa yang terjadi dicekcok itu, Nonny bawa parang dan mendekati korban Siska. Diayunkan parangnya ke arah korban Siska, ditangkis, lalu tangan korban berdarah," tuturnya.
Cekcok itu kemudian berhasil dilerai oleh warga sekitar. Hingga kedua korban pun membuat laporan ke polisi.
Kata Walpon, korban dan pelaku memang sudah lama terlibat perselisihan tanah.
Saat ini kedua pelaku ditahan di Polres Taput untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar