terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Tanah Longsor di Polewali Mandar Putus Jalan Penghubung, 970 KK Terisolir - my blog
Jun 21st 2024, 06:31, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS
Jembatan di Desa Kalumammang Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) rusak akibat terjangan banjir. Foto: ANTARA
Hujan deras yang mengguyur Kec. Tu'ubi Taramanu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sejak Rabu (12/6), mengakibatkan tanah longsor menutup jalan penghubung di sejumlah titik.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan ada 8 desa yang jalannya terputus. Akibatnya 970 KK terisolir.
"Hasil kaji cepat sementara, lokasi kejadian tersebut terbagi di tujuh titik yang merupakan jalan penghubung antar desa sehingga menyebabkan 970 KK sempat terisolir," kata Abdul lewat keterangannya, Jumat (21/6).
Berikut data sejumlah titik yang terjadi longsor:
Jalan penghubung Desa Pririangan Tapiko menuju Desa Besoangin yang tertimbun material longsor dengan panjang kurang lebih 40 meter
Jalan penghubung Desa Besoangin Utara menuju Desa Ratte yang tertimbun longsor sepanjang 20 meter
Jalan penghubung Desa Besoangin Utara dengan panjang tutupan material longsor kurang lebih hingga 50 meter
Jalan dari Desa Piriangan Tapiko menuju Desa Besoangin Utara dan Desa Ratte mengalami kerusakan dalam kategori rusak berat
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar telah menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari sejak tanggal 13 Juni 2024.
Hingga hari ini, Kamis (20/6), Dinas Pekerjaan memang belum dapat mengirim alat berat mengingat kondisi medan yang cukup sulit dijangkau. Kendati demikian, alat berat jenis ekskavator milik Dinas PU akan tetap didorong untuk proses pembersihan lanjutan esok hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar