terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Kompolnas: Ada Isu Sosial Lebih Luas dari Kapolres Belawan Tembak Remaja - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kompolnas: Ada Isu Sosial Lebih Luas dari Kapolres Belawan Tembak Remaja
May 6th 2025, 17:27, by Tri Vosa Febiola Ginting, kumparanNEWS

Komisioner Kompolnas Choirul Anam saat dijumpai jelang sidang etik Kapolres Ngada di TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Komisioner Kompolnas Choirul Anam saat dijumpai jelang sidang etik Kapolres Ngada di TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Anggota Kompolnas Choirul Anam menyambangi Polda Sumut usai adanya insiden pengadangan dan penyerangan terhadap Kapolres Belawan nonaktif AKBP Oloan Siahaan.

Dalam insiden ini, Oloan membela dirinya dan melepaskan tembakan yang berujung tewasnya seorang remaja berinisial MS (15 tahun).

Usai bertemu dengan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Februanto, Anam menilai salah satu masalah dari insiden ini adalah masalah sosial yakni tawuran di kawasan Belawan.

"Ini banyak orang lepas dari soal isu penembakan, kematian, problem sosial gitu ya. Banyak orang yang memberikan masukan ke kami untuk melihat persoalan ini secara lebih luas," kata Anam di Polda Sumut, Selasa (6/5).

"Apa itu problem sosialnya? Problem sosialnya bagaimana? Saya bilang begini kalau soal problem sosial, polisi punya batasan, punya kewenangan dan sebagainya. Memang dalam konteks problem sosial, polisi bisa hadir di situ, di ujung ketika ada kekerasan, ada ancaman terhadap masyarakat, ketertiban masyarakat. Tapi menyelesaikan ini ya enggak cukup polisi, harus bareng-bareng," sambung Anam.

Menurut Anam, fenomena seperti yang terjadi di Belawan ini perlu menjadi atensi pemerintah. Baik Pemerintah Kota Medan maupun Pemprov Sumut.

"Ayo kita kerja sama bareng-bareng khususnya Pemprov, Pemda, ya organisasi masyarakat, tokoh masyarakat untuk menyelesaikan ini secara komprehensif. Caranya bagaimana? Ya problem sosialnya kita 'keroyok' bareng-bareng biar selesai secara baik," kata dia.

"Bagaimana pun juga ketika dia masih anak-anak, itulah anak-anak kita, anak-anak republik ini yang harus kita beresin bersama. Dan itu bukan tugas satu-satunya Pak Polisi. Nah itu sebenarnya tugasnya Pak Pemprov, Pak Wali Kota atau Bupati atau bahkan juga Pemerintah secara keseluruhan," sambungnya.

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Februanto menyampaikan penonaktifan Kapolres Belawan AKBP Oloan Siahaan dalam rangka pemeriksaan kasus diserang puluhan pemuda di Polda Sumut pada Selasa (6/5/2025). Foto: Tri Vosa Fabiola Ginting/kumparan
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Februanto menyampaikan penonaktifan Kapolres Belawan AKBP Oloan Siahaan dalam rangka pemeriksaan kasus diserang puluhan pemuda di Polda Sumut pada Selasa (6/5/2025). Foto: Tri Vosa Fabiola Ginting/kumparan

Insiden ini bermula ketika Oloan tiba-tiba diserang oleh sekolompok pemuda usai patroli pada Minggu (4/5).

Mulanya, Oloan memberikan tembakan peringatan ke udara. Lalu, kelompok pemuda tidak terima dan melempari Oloan dengan petasan dan batu.

Oloan akhirnya melepas 3 tembakan ke arah kaki dengan pencahayaan yang kurang. Akibat situasi tak kondusif, Oloan meninggalkan lokasi dan meminta bantuan penguatan kepada Wakapolres Belawan Kompol Dedy Dharma.

Dalam kasus ini, ada dua orang remaja yang terkena tembakan. MS di bagian perut dan B (17) di tangan. MS tewas usai mendapatkan perawatan di RS.

Sementara itu, ada juga 20 remaja yang diamankan usai insiden ini. 17 di antaranya positif ganja.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: