terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Jelang Pilkada 2024, Ma'ruf Minta KPI Edukasi TV dan Radio Antisipasi Hoaks - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Jelang Pilkada 2024, Ma'ruf Minta KPI Edukasi TV dan Radio Antisipasi Hoaks
Jun 24th 2024, 20:07, by Ochi Amanaturrosyidah, kumparanNEWS

Wakil Presiden Ma'ruf Amin usai menghadiri Rakornas KPI. Foto: BPMI Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin usai menghadiri Rakornas KPI. Foto: BPMI Setwapres

Wapres Ma'ruf Amin meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terus memperhatikan masukan masyarakat terkait program-program TV maupun radio yang tidak sesuai dengan nilai agama dan budaya. Khususnya dalam meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya mendapatkan informasi yang benar.

"Hal ini penting agar masyarakat terhindar dan terlindungi dari berita bohong. Dalam momentum Pilkada Serentak bulan November mendatang, saya harap KPI, KPID, dan penyelenggara televisi dan radio dapat memberikan edukasi pelaksanaan dan perkembangan hasil pilkada melalui siaran yang baik, positif, dan netral," kata Ma'ruf saat membuka Rakornas KPI di ICE BSD, Tangerang Selatan, Senin (24/6).

Selain itu, Ma'ruf meminta KPI dan lembaga penyiaran lainnya beradaptasi dengan dinamika yang terjadi, khususnya dengan kehadiran media baru di platform digital.

"KPI harus memelihara tatanan informasi nasional yang adil, merata, dan seimbang, meski dihadapkan pada derasnya arus informasi. KPI juga harus meningkatkan inovasi di dunia penyiaran nasional agar dapat lebih berdaya saing dengan media baru yang tumbuh begitu cepat," tuturnya.

Untuk itu, lanjut Ma'ruf, KPI harus meningkatkan kerja sama dengan lembaga penyiaran dan pemangku kepentingan lainnya. Sebab, penting bagi siaran TV dan radio untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari masyarakat sebagai sumber informasi yang kredibel.

"Pastikan dan jaga peran media penyiaran sebagai pengawas jalannya pemerintahan negara. Saya minta agar Rancangan Undang-Undang penyiaran ke depan hendaknya diarahkan sejalan dengan cita-cita negara demokrasi yang menjunjung tinggi karakter bangsa dan nilai-nilai luhur Pancasila," pungkasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: