terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Indonesia Jadi Negara Paling Parah Terpapar Mikroplastik Lewat Makanan - my blog
Jun 26th 2024, 08:30, by Habib Allbi Ferdian, kumparanSAINS
Ilustrasi Mikroplastik. Foto: Shutter Stock
Para ilmuwan telah mengungkap negara mana yang memiliki paparan mikroplastik paling tinggi lewat makanan dan minuman. Dalam studi tersebut, Indonesia masuk daftar negara terparah paparan mikroplastiknya.
Mikroplastik mengacu pada partikel plastik berukuran sangat kecil kurang dari 5 milimeter, berasal dari penguraian sampah plastik berukuran lebih besar atau dari produk yang mengandung microbeads, seperti kosmetik.
Partikel plastik ini mengandung bahan kimia yang bisa mengganggu pelepasan hormon alami tubuh jika sampai masuk ke tubuh, sehingga berpotensi meningkatkan risiko gangguan reproduksi dan kanker tertentu. Mikroplastik juga dapat membawa racun di permukaannya seperti logam berat.
Masalahnya, mikroplastik ada di sekitar kita. Mikroplastik dapat ditemukan di tanah, air, bahkan udara. Faktanya, kita secara tidak sadar menelan plastik hampir setara ukuran kartu kredit setiap minggunya. Namun, jumlah yang kita konsumsi sangat bervariasi, tergantung pada lokasi di mana kita tinggal.
Sekelompok ilmuwan dari Cornell University memeriksa data dari seluruh dunia untuk menentukan negara mana yang paling tinggi terpapar mikroplastik melalui berbagai metode konsumsi. Hasil temuannya dicatat dalam jurnal di Environmental Science & Technology.
Paparan mikroplastik
Fengqi You, rekan penulis studi, mengatakan paparan mikroplastik bergantung pada sejumlah parameter berbeda. Faktor langsung mencakup paparan mikroplastik melalui makanan yang dipengaruhi oleh budaya pangan lokal dan konsentrasi mikroplastiknya, dan paparan mikroplastik di udara yang ditentukan oleh jumlah mikroplastik yang tersuspensi di udara.
Faktor tidak langsung meliputi dukungan ekonomi dan peraturan untuk pemantauan dan pembatasan mikroplastik dalam makanan dan bahan kemasan, serta laju industrialisasi dan timbal limbah.
Indonesia jadi negara paling parah terpapar mikroplastik. Foto: Environmental Science & Technology
Asupan mikroplastik
Dalam hal paparan mikroplastik lewat makanan, negara-negara di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan Filipina menduduki peringkat teratas. Menurut studi tersebut, masyarakat Indonesia mengonsumsi sekitar 15 gram mikroplastik setiap bulan, lebih banyak dibanding negara lain, dan sebagian besar berasal dari sumber air seperti makanan laut. Sebagai pembanding, paparan mikroplastik lewat makanan di AS sekitar 2,4 gram per bulan.
Inhalasi mikroplastik
Mongolia dan China berada di tingkat pertama dalam hal paparan mikroplastik di udara, dengan warga di kedua negara itu menghirup lebih dari 2,8 juta partikel mikroplastik setiap bulan. Inggris berada di peringkat ketiga bersama dengan Irlandia, yang warganya menghirup 791.500 partikel per bulan.
Sebagai pembanding, AS berada di posisi terbawah dalam daftar sama, yakni di posisi 104 dari 109 negara yang disurvei, dengan hanya 10.500 partikel mikroplastik yang terhirup setiap bulannya.
"Dibandingkan dengan konsumsi plastik besar lainnya di Asia, Amerika memiliki tingkat mikroplastik yang lebih rendah namun masih memerlukan perhatian karena dapat meningkat seiring dengan meningkatnya penggunaan plastik," kata You.
"Situasi ini dapat membaik jika proses daur ulang sampah plastik dan pengelolaan air yang lebih maju diterapkan untuk membatasi pembentukan dan paparan mikroplastik di lingkungan alam dan bahan makanan."
Jadi apa yang bisa dilakukan untuk meminimalisir paparan mikroplastik yang masuk ke tubuh?
"Gunakan bahan non-plastik yang dapat digunakan kembali, terutama wadah seperti gelas kaca atau gelas logam selama pemrosesan, penyimpanan, dan konsumsi makanan untuk mengurangi kontaminasi mikroplastik dari bahan makanan," kata You.
Bahaya yang ditimbulkan oleh partikel plastik ini masih menjadi misteri, dan You mengatakan masih banyak penelitian yang perlu dilakukan untuk memahami seberapa besar ancaman polusi mikroplastik terhadap kesehatan manusia.
"Serapan mikroplastik oleh manusia, sebagai konsekuensi langsung terhadap lingkungan dari sampah plastik pasca-konsumsi di era industrialisasi saat ini, adalah konsep baru dan fenomena baru yang patut diselidiki lebih lanjut," kata You.
"Mengingat penyebarannya yang luas dan risiko yang tidak dapat dihindari di seluruh dunia, tingkat keparahan mikroplastik setidaknya bisa sama dengan partikel yang terbawa udara atau partikel asing lainnya yang tertelan."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar