terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Khawatir Tak Dapat Makan, Jemaah Haji Asal Probolinggo Nekat Bawa Penanak Nasi - my blog
May 21st 2024, 06:22, by Masruroh, BASRA (Berita Anak Surabaya)
Magic com atau penanak nasi yang dibawa jemaah haji asal Probolinggo. Foto: Dok. PPIH Embarkasi Surabaya
Tiga buah magic com (penanak nasi) dan dua buah water heater (pemanas air) ditemukan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya pada barang bawaan jemaah haji asal Probolinggo, Jawa Timur.
Barang-barang yang dilarang dalam penerbangan internasional itu pun disita oleh petugas PPIH Embarkasi Surabaya.
Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris mengatakan, penanak nasi dan pemanas air itu ditemukan dalam tas koper milik jemaah calon haji kloter 33 dan kloter 34 asal Probolinggo.
"Sebenarnya kalau dikemas sesuai standar dan disimpan di bagasi, tidak dilarang dalam penerbangan. Tetapi, karena dikhawatirkan mengganggu keamanan dan kelancaran aliran listrik di hotel tempat jemaah menginap, Pemerintah Arab Saudi melarang para jemaah membawa penanak nasi dan pemanas air listrik," jelas Haris, (20/5).
Haris mengungkapkan, tahun ini jemaah haji secara penuh mendapatkan makanan dari panitia sebanyak tiga kali sehari. Sehingga jemaah haji tidak perlu khawatir tak mendapatkan jatah makanan.
Selain penanak nasi dan pemanas air, petugas juga masih menemukan rokok lebih dari dua slop dari beberapa jemaah haji.
"Para jemaah haji diizinkan membawa rokok dengan jumlah maksimal dua slop atau sekitar 200 batang," tegas Haris.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar