terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

The Bakuucakar Ogah Gunakan AI untuk Remake Suara Glenn Fredly dalam Lagu - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
The Bakuucakar Ogah Gunakan AI untuk Remake Suara Glenn Fredly dalam Lagu
May 25th 2025, 15:00 by kumparanHITS

The Bakuucakar band pengiring mendiang Glenn Fredly. Foto: Instagram/@thebakuucakar
The Bakuucakar band pengiring mendiang Glenn Fredly. Foto: Instagram/@thebakuucakar

The Bakuucakar, band pengiring mendiang Glenn Fredly sejak 2008, buka suara terkait penggunaan artificial intelligence (AI) dalam lagu Glenn Fredly. Mereka membantah dengan tegas penggunaan AI untuk menghadirkan suara sang legenda dalam lagu-lagunya.

Hal itu sebenarnya sangat mungkin dilakukan di tengah kemajuan teknologi AI saat ini. Namun para personel The Bakuucakar ingin menjaga sisi legenda Glenn Fredly dengan cara lain.

"Dipastikan tidak ada rencana itu. Kami enggak mau bikin sesuatu seperti AI buat Glenn. Mending kami bikin sesuatu yang baru. Cara menjaga legenda Glenn Fredly, approach-nya bukan harus lewat AI saat ini," kata drummer The Bakuucakar, Rayendra Sunito, ditemui di backstage Soundsfest, Jumat (23/5).

Pemain bass The Bakuucakar, Bonar Abraham, menambahkan bahwa koneksi karya Glenn Fredly terbangun berkat kedekatan yang humanis.

"Selama ini kami merasakan bermain musik bersama, koneksinya adalah human. Itu gue enggak yakin apakah bisa di-replicate dengan AI. Jawaban singkatnya, enggak. Tapi still we never know. Never say never," tutur Bonar.

Glenn Fredly Live by The Bakuucakar: Holographic Performance dihadirkan pada hari pertama Soundsfest 2025 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (23/5) malam. Foto: Vincentius Mario/kumparan
Glenn Fredly Live by The Bakuucakar: Holographic Performance dihadirkan pada hari pertama Soundsfest 2025 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (23/5) malam. Foto: Vincentius Mario/kumparan

Bonar menambahkan, saat ini, untuk mengenang Glenn Fredly dan membayar rasa rindu penonton, The Bakuucakar masih punya opsi hologram. Hologram itu berisi rekaman suara asli Glenn Fredly saat bernyanyi secara live, tanpa ada penggunaan AI.

Para personel percaya, penonton sudah punya koneksi tersendiri dengan suara Glenn Fredly.

"Kita enggak perlu banyak effort. Dalam arti, gue lumayan yakin, kalau orang dengar suara Glenn, mereka akan terinsight dengan sendirinya, akan ada semangat yang sangat berbeda," ujar Bonar.

"Pasti kami semua kangen. Gue berharap kalau di sana ada sosok Glenn, sudah pasti itu akan jadi sesuatu luar biasa," lanjutnya.

Bakal Rilis Lagu Glenn Fredly

Rayendra Sunito memastikan bahwa ada beberapa lagu baru Glenn Fredly yang bakal dirilis. Kebanyakan lagu-lagu itu ada di komputer para personel The Bakuucakar dan belum sempat selesai karena Glenn meninggal dunia.

"Ada beberapa lagu setengah jadi, ada beberapa. Cuma, gue enggak tahu persis. Mungkin di komputer gue ada beberapa, di komputer Om Harry (pianis) ada beberapa," ungkap Rayendra.

Penyanyi Glenn Fredly (kanan) beraksi bersama gitarisnya pada hari terakhir acara Musik Untuk Republik di Buperta, Cibubur, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Penyanyi Glenn Fredly (kanan) beraksi bersama gitarisnya pada hari terakhir acara Musik Untuk Republik di Buperta, Cibubur, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

"Contohnya kayak lagu Itu Saja, duet Mutia Ayu dan Glenn Fredly, itu sebenarnya bukan lagu selesai. Kami selesaikan, pas Glenn udah enggak ada. Itu karena ada demo Glenn dan piano aja sebenarnya," lanjutnya.

Sejak kepergian Glenn pada April 2020 lalu, The Bakuucakar masih aktif manggung hingga saat ini. Pianis The Bakuucakar, Harry Anggoman, menyebut rasa kekeluargaan yang menyatukan mereka semua.

"Kami ini seperti keluarga, bukan band. Ini seperti orang basudara. Jadi sudah saling memiliki," tutup Harry.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: