terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Kereta Cepat Whoosh Angkut 6,06 Juta Penumpang Sepanjang 2024 - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kereta Cepat Whoosh Angkut 6,06 Juta Penumpang Sepanjang 2024
Jan 1st 2025, 13:32, by Moh Fajri, kumparanBISNIS

General Manager Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunnisa di Stasiun KCIC Halim, Selasa (24/12/2024). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
General Manager Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunnisa di Stasiun KCIC Halim, Selasa (24/12/2024). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat 6,06 juta penumpang menggunakan Whoosh dari dan menuju empat stasiun Whoosh yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon, sepanjang 2024.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan sejak awal beroperasi pada Oktober 2023 sampai dengan 31 Desember 2024, total penumpang Whoosh telah mencapai 7,1 juta.

"Tahun ini menjadi tahun yang penting bagi KCIC karena jumlah penumpang terus tumbuh secara bertahap. Tahun ini Whoosh semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat, sehingga menjadi penyemangat bagi KCIC menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan kenyamanan penumpang," kata Eva melalui keterangan tertulis, Rabu (1/1).

Pada awal operasi, di Oktober 2023, rata-rata jumlah penumpang Whoosh berada di angka 13 ribu penumpang per hari. Di tahun 2024, kata Eva, jumlah penumpang KCIC terus mengalami pertumbuhan rata-rata penumpang bulanan.

Pada Juni 2024 jumlahnya meningkat menjadi 17,8 ribu penumpang per hari dan melonjak menjadi 19,9 ribu penumpang per hari di masa libur sekolah pada Juli 2024.

Lalu, puncaknya terjadi di Desember 2024. Di mana, Whoosh memiliki rata-rata penumpang per hari stabil di 20,2 ribu. Eva menjelaskan jumlah penumpang terus meningkat karena ditunjang dengan penambahan jumlah perjalanan reguler dari yang awalnya 14 perjalanan per hari di Oktober 2023, menjadi 48 perjalanan per hari sejak sejak Mei 2024.

Penumpang Kereta Cepat Whoosh pada arus balik libur Lebaran 2024.  Foto: Dok. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC)
Penumpang Kereta Cepat Whoosh pada arus balik libur Lebaran 2024. Foto: Dok. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC)

"Meski ada penambahan jumlah perjalanan, keselamatan dan ketepatan waktu Whoosh dan pelayanan kepada penumpang tetap menjadi yang utama," ujar Eva.

KCIC mencatat Whoosh dengan rute Stasiun Halim ke Padalarang menjadi pilihan utama masyarakat di 2024 dengan total 2 juta penumpang yang dilayani, diikuti rute Padalarang-Halim sebanyak 1,9 juta penumpang, dan Halim-Tegalluar Summarecon sebanyak 748 ribu penumpang.

"Stasiun Halim menjadi Stasiun Halim menjadi Stasiun tersibuk dengan 3,1 juta penumpang yang dilayani dalam 1 tahun. Diikuti Padalarang dengan 2,2 juta penumpang, Tegalluar Summarecon dengan 741 ribu penumpang, dan Karawang sebanyak 2.000 penumpang," tutur Eva.

Eva menilai jumlah penumpang sepanjang 2024 juga didorong oleh berbagai momen penting yang terjadi seperti angkutan Lebaran pada periode Maret-April 2024, Frequent Whoosher Card yang diluncurkan pada Mei 2024, liburan sekolah pada periode Juni-Juli 2024, pembukaan Stasiun Whoosh Karawang, serta angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

"KCIC juga terus meningkatkan fasilitas di stasiun untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, termasuk perluasan area parkir, penambahan fasilitas penunjang, serta pengembangan layanan berbasis digital," terang Eva.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: