terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Tito Sebut Ada 5 Kepala Daerah Mengundurkan Diri karena Maju Pilkada - my blog
Jun 24th 2024, 19:58, by Fadlan Nuril Fahmi, kumparanNEWS
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara pelantikan Pj Gubernur Sumut, Sumsel dan NTB di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2024). Foto: Fadlan Nuril Fahmi/kumparan
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyebutkan ada lima Kepala Daerah yang mengundurkan diri karena maju di Pilkada 2024. Namun Tito tidak menjelaskan rinci siapa-siapa saja yang mundur untuk maju di Pilkada.
"Saya lupa namanya tapi sudah ada 5 (Kepala Daerah yang mundur)," ujar Tito kepada wartawan usai pelantikan 3 Pj Gubernur di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (24/6).
Menurutnya, jika sudah menjalani tugasnya sebagai Pj Gubernur atau Kepala Daerah, mereka diperbolehkan untuk maju di Pilkada 2024. Salah satu yang disebut mundur yakni Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
"Kalau sudah selesai Pj, ya, boleh namanya mau cari tiket, usahakan tiket kendaraan politik. Sudah ada 5 setahu saya, di antaranya Wali Kota Palembang Pak Ratu Dewa yang mengundurkan diri secara resmi," ucap Tito.
"Walaupun saya kasih deadline 17 Juli, tapi mereka duluan karena ingin ada waktu yang lebih leluasa untuk membangun komunikasi dan parpol untuk dukungan," tambahnya.
Lebih lanjut, pada level provinsi, Tito menyebut juga ada eks Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi yang mengundurkan diri untuk maju di Pilgub NTB. Sedangkan 5 lainnya merupakan jabatan Wali Kota dan Bupati.
"Level Provinsi baru 1 beliau. (Sedangkan kelima lainnya) Wali Kota dan Bupati, iya, tapi nanti tanggal 17 kita tahu pastinya berapa banyak," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar