terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Reaksi Santai Bobby saat Ditanya Kemungkinan Lawan Ahok di Pilgub Sumut - my blog
May 21st 2024, 00:01, by Ochi Amanaturrosyidah, kumparanNEWS
Bobby Nasution usai mendaftar pilgub via Gerindra Sumut, Senin (20/5/2024). Foto: Tri Vosa/kumparan
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, merespons santai soal isu eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, bakal diusung PDIP untuk maju di Pilgub Sumut. Bobby yang sudah memantapkan hati untuk jadi cagub Sumut itu mengaku tak menganggap Ahok sebagai lawan.
"Saya selalu sampaikan siapa yang disiapkan itu, bukan siapa lawan siapa, tapi yang bangun Sumut. Jadi bukan cari lawannya Bobby lawannya siapa, tapi cari yang bangun Sumut," kata Bobby di Kantor DPD Gerindra Sumut pada Senin (20/5).
Lantas, bagaimana kesiapan Bobby melawan Ahok?
Bobby enggan berkomentar banyak soal ini. Namun, menurutnya, pilihan akan ditentukan oleh suara rakyat.
"Ya bukan lawan, kan membangun. Ya kompetisi kita lihat mana paling cocok dengan masyarakat," sambungnya.
Isu ini mencuat setelah hubungan antara Bobby dan PDIP memanas usai Pilpres 2024. Bobby dianggap mengkhianati PDIP karena lebih mendukung paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ketimbang paslon yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Padahal saat itu Bobby merupakan kader PDIP. Usai hubungan yang memanas itulah, Bobby di-blacklist dari PDIP Sumut. Sekarang Bobby sudah resmi pindah ke Gerindra.
Sementara itu, isu Ahok akan maju di Pilgub Sumut dimunculkan oleh kader-kader tingkat bawah PDIP. Namun hingga saat ini belum ada pembahasan serius tentang itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar