terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Jemaah Haji Asal Pacitan Meninggal Dunia di Madinah karena Sakit Jantung - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Jemaah Haji Asal Pacitan Meninggal Dunia di Madinah karena Sakit Jantung
May 22nd 2024, 07:27, by Masruroh, BASRA (Berita Anak Surabaya)

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris. Foto: Masruroh/Basra
Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris. Foto: Masruroh/Basra

Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) telah memberangkatkan 38 kloter yaitu sejumlah 14.090 orang yang terdiri dari 13.900 jemaah dan 190 petugas atau sekitar 36 persen dari total kuota di Embarkasi Surabaya.

Hingga saat ini tercatat ada 16 orang jemaah haji Embarkasi Surabaya yang tertunda keberangkatannya. Di antaranya 9 orang karena sakit berasal dari kloter 8 asal Lamongan, kloter 12 asal Tuban, kloter 14 asal Surabaya, kloter 24 asal Kabupaten Malang, kloter 25 asal Ngawi, kloter 32 asal Kabupaten Pasuruan, Kloter 34 asal Kabupaten Probolinggo, kloter 32 asal Kabupaten Magetan, dan dari Jember. Sedangkan 7 orang lainnya adalah pendamping.

Pada Sabtu (19/5), seorang jemaah haji asal Kabupaten Pacitan, Imam Turmudi (71) wafat di tanah suci karena sakit jantung dan telah dimakamkan di Madinah. Hingga hari ini total satu jemaah Embarkasi Surabaya telah syahid di tanah suci.

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris menjelaskan berdasarkan ketentuan haji, jemaah haji yang wafat mendapat hak dibadalhajikan dan mendapat asuransi jiwa dari penyelenggara ibadah haji.

Jemaah Haji Asal Pacitan Meninggal Dunia di Madinah karena Sakit Jantung
www.garrya.com

Berikut ketentuan pemberian asuransi jiwa dan kecelakaan jemaah haji:

1. Jemaah wafat diberikan sebesar minimal Bipih.

2. Jemaah wafat karena kecelakaan diberikan dua kali besaran Bipih

3. Jemaah kecelakaan yang mengalami cacat tetap, diberikan santunan dengan besaran yang bervariasi, antara 2,5% sampai 100% Bipih

4. Pengurusan asuransi dilakukan oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Asuransi akan membayar klaim melalui transfer ke rekening jemaah

5. Asuransi mengcover sejak jemaah masuk asrama embarkasi haji sampai jemaah pulang kembali ke debarkasi haji

Selain asuransi, jemaah haji yang wafat juga memperoleh hak dibadalhajikan.

Abdul Haris menuturkan program ini menjadi bagian dari layanan yang disiapkan bagi jemaah yang memenuhi kriteria.

"Ada tiga kelompok jemaah yang bisa dibadalhajikan. Pertama, jemaah yang wafat di asrama haji Embarkasi atau Embarkasi Antara, saat dalam perjalanan keberangkatan ke Arab Saudi, atau di Arab Saudi sebelum wukuf di Arafah," jelasnya, Rabu (22/5).

"Kedua, jemaah yang sakit dan tidak dapat disafariwukufkan. Ketiga, jemaah yang mengalami gangguan jiwa," sambungnya.

Haris juga menegaskan pelaksanaan badal haji tidak dipungut biaya atau gratis.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: