terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Kata Sejarawan Betawi soal Pramono Minta Ondel-ondel Tak Dipakai Mengamen - my blog
Pemerhati Sejarah Jakarta, JJ Rizal. Foto: Muhammad Fadli Rizal/kumparan
Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyayangkan ondel-ondel, yang jadi budaya Betawi kerap digunakan untuk mengamen. Ia bahkan akan membuat aturan agar ondel-ondel tak digunakan untuk mengamen.
Keputusan Pramono itu ditanggapi sejarawan JJ Rizal. Ia menilai Pemprov kurang memahami sejarah kebudayaan Betawi.
"Persoalan besarnya adalah Pemprov DKI Jakarta ini tuna budaya. Tidak tahu sejarah kebudayaan sehingga salah kaprah," kata dia melalui pesan singkat pada Kamis (29/5).
Menurut Rizal, ondel-ondel memang sudah digunakan untuk mengamen sejak dulu. Sebab, ondel-ondel merupakan kesenian jalanan.
Dahulu, ondel-ondel dipercaya oleh warga yang bermukim di perkampungan untuk mengusir mara bahaya. Ketika mengusir mara bahaya itulah, penampil ondel-ondel mendapatkan uang.
"Orang-orang kampung bersyukur dan berterima kasih dengan menyawer mereka karena dianggap memberi jasa pengamanan kampung dari segala bahaya. Kalau kini ondel-ondel mengamen bukan suatu pergeseran budaya. Ia tetap pada tradisinya," ujar dia.
"Pandangan yang risih melihat ondel-ondel mengamen itu terjebak bias cara pandang Jawa tentang seni adiluhung. Padahal, yang dilihat ini seni budaya Betawi," lanjut dia.
Maka dari itu, Rizal menilai Pemprov Jakarta mestinya tak melarang ondel-ondel digunakan untuk mengamen, tapi melakukan sosialisasi yang lebih masif mengenai sejarah ondel-ondel.
"Bukan pelarangan tetapi pembinaan. Pemprov harus melakukan sosialisasi apa itu kesenian ondel-ondel menurut sejarah dan tradisinya sebagai kesenian sakral yang bersifat pertunjukkan jalanan," ujar dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar