terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Berat Badan Naik Setelah Berhenti Menyusui, Apa Penyebabnya? - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Berat Badan Naik Setelah Berhenti Menyusui, Apa Penyebabnya?
Nov 11th 2024, 14:26, by Eka Nurjanah, kumparanMOM

Ilustrasi berat badan ibu. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi berat badan ibu. Foto: Shutter Stock

Perubahan fisik seperti berat badan menjadi salah satu masalah yang kerap dihadapi ibu setelah melahirkan. Beberapa ibu masih mungkin tidak mengalami penurunan berat badan saat masa menyusui. Tetapi, bagaimana bila berat badan juga tidak kunjung turun sampai setelah berhenti menyusui si kecil?

Dikutip dari Parenting Firstcry, pakar menilai kenaikan berat badan pada ibu menyusui cukup umum terjadi. Ada beberapa alasan mengapa tubuh ibu menyusui tidak mengalami penurunan berat badan, yakni peningkatan asupan kalori, lebih sedikit kalori yang dibakar, dan perubahan hormon.

Ya Moms, perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh sejak Anda hamil masih bisa terus berlanjut, bahkan setelah melahirkan hingga proses menyapih buah hati.

Penyebab Berat Badan Bertambah Setelah Menyapih Anak

Yuk, pahami beberapa alasan mengapa berat badan ibu justru mengalami peningkatan, bahkan setelah selesai menyapih si kecil:

Ilustrasi menyapih anak Foto: Shutterstock
Ilustrasi menyapih anak Foto: Shutterstock

1. Hormon

Prolaktin adalah hormon yang dilepaskan selama menyusui. Setelah Anda berhenti menyusui, hormon yang dikenal dapat mengurangi metabolisme lemak ini hanya akan berkurang sedikit demi sedikit. Hal inilah yang mungkin menyebabkan berat badan ibu pascamenyusui cenderung bertambah.

2. Kelebihan Kalori

Saat Anda menyusui, tubuh membutuhkan kalori tambahan untuk mempertahankan produksi ASI. Sehingga, porsi makan pun perlu ditambah.

Namun, jika kebiasaan makan dalam porsi besar masih berlanjut sampai selesai penyapihan, maka akan membuat berat badan Anda tidak turun atau bahkan bertambah. Sehingga Anda mendapatkan kalori lebih banyak daripada yang dibutuhkan tubuh.

3. Kurang Olahraga

Salah satu cara tubuh membakar kalori adalah dengan beraktivitas fisik seperti olahraga. Jika Anda masih makan dalam porsi yang besar meski sudah tak menyusui, maka olahraga menjadi hal yang sangat penting. Ingatlah bahwa semua makanan yang Anda konsumsi itu menjadi faktor kenaikan berat badan, apalagi jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik.

Ilustrasi ibu olahraga angkat beban. Foto: elwynn/Shutterstock
Ilustrasi ibu olahraga angkat beban. Foto: elwynn/Shutterstock

Terdapat beberapa jenis olahraga untuk membantu memulihkan bobot tubuh ke kondisi ideal, antara lain:

-Latihan Kardiovaskular

Aktivitas seperti jalan cepat, jogging, bersepeda, berenang atau menari dapat membantu membakar banyak kalori.

-Yoga atau Pilates

Ilustrasi pilates  Foto: Shutterstock
Ilustrasi pilates Foto: Shutterstock

Latihan-latihan ini dapat membantu meningkatkan fleksibilitas, mengurangi stres, dan meningkatkan fokus.

-Latihan Inti pada Otot

Memperkuat otot inti dapat memperbaiki postur dan stabilitas. Cobalah latihan seperti crunch, bicycle crunch, leg raise, dan variasi plank.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: