terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Razia HP Jadi Sumber Kerusuhan Lapas Muara Beliti, Ada Provokasi Napi - my blog
Sebanyak 56 warga binaan Lapas Narkotika Muara Beliti dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Foto: Dok. Istimewa
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan, Erwedi Supriyatno, menjelaskan penyebab terjadinya kerusuhan di Lapas Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Kerusuhan tersebut terjadi pada 8 Mei lalu. Erwedi menjelaskan bahwa pemicu kerusuhan adalah karena dilakukan razia handphone oleh petugas.
"Terkait kejadian tanggal 8 Mei, pada tanggal 7 mei, Kalapas pada saat itu mendapatkan informasi bahwa di Blok Bangau itu terdapat banyak HP. Sehingga pada saat malam tanggal 7, Kalapas memerintahkan beberapa pejabat struktural dan petugas-petugas yang ada untuk melakukan penggeledahan," kata Erwedi saat hadiri rapat bersama Komisi XIII di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/5).
Sebanyak 56 warga binaan Lapas Narkotika Muara Beliti dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Foto: Dok. Istimewa
Usai dilakukan penggeledahan di Blok Bangau, Kalapas Muara Beliti masih mendapat informasi bahwa masih banyak HP yang disimpan. Maka, ia bersama petugas lainnya melakukan penggeledahan HP di blok lainnya yakni Blok Angsa keesokan harinya, atau pada tanggal 8 Mei.
Erwedi menerangkan, jalannya penggeledahan itu mulanya berjalan tertib. Namun, tiba-tiba terjadi provokasi yang dilakukan oleh sejumlah napi kepada petugas yang memicu aksi dari napi lainnya.
"Petugas di Blok Bangau setelah selesai membuka kamar-kamar di Blok Bangau, saat itu tidak ada gejolak apa pun, sempat dibuka untuk dilakukan pembersihan kamar. Kurang lebih 10 menit baru ada seperti yang memprovokasi teriak-teriak, Kalapas masih di Blok Angsa," ujarnya.
Erwedi lantas mengatakan situasi saat itu makin parah hingga Kalapas dan petugas harus mundur hingga keluar kantor dari lapas tersebut. Namun, pihak Kalapas sebelum keluar area sudah meminta bantuan kepada Polisi dan TNI lebih dulu.
"Karena kondisi semakin tidak bisa dikendalikan, Kalapas memutuskan pada saat itu untuk semua petugas keluar dari kantor," tuturnya.
"Sehingga pada saat Kalapas dan pegawai keluar kantor semua, sudah ada Polres dari Brimob dan Kodim ada di luar, itu yang membuat kita semua lebih aman lagi. Padahal saat itu, warga binaan sempat mau keluar," imbuhnya.
Usai kejadian tersebut, sebanyak 56 narapidana Lapas Narkotika Muara Beliti dipindah ke Nusakambangan. Lalu, sembilan narapidana lainnya juga dipindahkan ke Lapas Klas 1 Bandar Lampung dengan pengamanan super maksimum. Pemindahan dilakukan pada Minggu (11/5).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar