terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Penerimaan dari Bea Cukai Capai Rp 100 T hingga April 2025, Tumbuh 4,4 Persen - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Penerimaan dari Bea Cukai Capai Rp 100 T hingga April 2025, Tumbuh 4,4 Persen
May 23rd 2025, 19:04 by kumparanBISNIS

Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) berfoto bersama Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama (kiri) dan Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto (kanan) sebelum memberikan pemaparan pada konferensi pers APBN KiTa, Jumat (23/5/2025). Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) berfoto bersama Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama (kiri) dan Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto (kanan) sebelum memberikan pemaparan pada konferensi pers APBN KiTa, Jumat (23/5/2025). Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan kepabeanan dan cukai dari Januari hingga April 2025 mencapai Rp 100 triliun. Adapun kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai tersebut tumbuh 4,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy) senilai Rp 95,7 triliun.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu mengatakan, penerimaan tersebut didorong oleh setoran bea keluar.

"Ada (komponen penerimaan) yang turun dan ada yang naik," ujar Anggito dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Jumat (23/6).

Anggito menyampaikan, penerimaan bea masuk yang terealisasi senilai Rp 15,4 triliun per April 2025 yang terkontraksi sebesar 1,9 persen. "Penurunan ini bukan suatu hal yang signifikan karena memang kita tidak mengimpor beras, jagung, dan gula," jelasnya.

Kemudian, komponen lain yaitu penerimaan bea keluar terkumpul senilai 11,3 triliun atau naik sebesar 95,9 persen. Lonjakan tersebut didorong oleh naiknya harga crude palm oil (CPO) dan ekspor konsentrat tembaga.

Terakhir, penerimaan cukai per April 2025 terealisasi senilai Rp 73,2 triliun dan mengalami kontraksi sebesar 1,4 persen. Hal tersebut disebabkan oleh turunnya produksi hasil SKM (sigaret kretek mesin) sebesar 3 persen.

"Produksi SKM-nya turun, namun produksi SKT (sigaret kretek tangan) naik. Ini memang ada dampak (ke) penerimaan karena tarif SKM nya tinggi," pungkas Anggito.

Menurut Anggito, kenaikan produksi SKT sebesar 3,8 persen. Meskipun begitu, penerimaan cukai terkontraksi karena tarif cukai tembakau jenis SKM lebih tinggi dibandingkan SKT.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: