terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Danantara Gandeng Perusahaan Prancis Eramet untuk Investasi Hilirisasi Nikel - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Danantara Gandeng Perusahaan Prancis Eramet untuk Investasi Hilirisasi Nikel
May 28th 2025, 20:13 by kumparanBISNIS

Chief Investment Officer (CIO) di Badan Pengelola Investasi Danantara Pandu Sjahrir ditemui usai Inaugural Global Business Summit on Belt and Road Infrastructure di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta Selatan pada Minggu (25/5/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan
Chief Investment Officer (CIO) di Badan Pengelola Investasi Danantara Pandu Sjahrir ditemui usai Inaugural Global Business Summit on Belt and Road Infrastructure di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta Selatan pada Minggu (25/5/2025). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama Indonesia Investment Authority (INA) mengumumkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan pertambangan asal Prancis, Eramet, untuk menjajaki pembentukan platform investasi strategis di sektor nikel, dari operasi hulu hingga hilir.

Adapun penandatanganan tersebut disaksikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/5).

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, meyakini kemitraan ini akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok baterai EV global.

Danantara dan INA akan mengelola pembiayaan jangka panjang, sementara Eramet menyumbang keahlian teknis dan pengalaman proyek pertambangan berstandar internasional.

"Kemitraan ini mencerminkan komitmen ketiga pihak untuk mendorong investasi hilirisasi nikel kelas dunia di Indonesia, yang merupakan salah satu pilar utama dalam memperkuat daya saing industri nasional. Kolaborasi ini juga mengintegrasikan kapasitas teknis tingkat global di bidang tambang berwawasan lingkungan yang mendukung pembangunan industri berkelanjutan," ucap Pandu melalui keterangan tertulis, dikutip Rabu (28/5).

Kemitraan ini bertujuan membangun ekosistem bahan baku baterai EV yang berkelanjutan dan terintegrasi di Indonesia. Untuk memaksimalkan potensi ekosistem EV nasional, para pihak akan melakukan penilaian awal guna mengidentifikasi proyek paling tepat serta menyiapkan peta jalan untuk kolaborasi ke depan.

Kemudian, para pihak sepakat bahwa pengelolaan aset tidak hanya harus mengedepankan efisiensi dan nilai ekonomi, tetapi juga harus berlandaskan standar internasional yang ketat.

Ketua Dewan Direktur INA, Ridha Wirakusumah menyambut positif kemitraan ini dan menyatakan bahwa Inisiatif ini merupakan langkah penting dalam memperkuat rantai pasok dan hilirisasi mineral penting Indonesia, khususnya nikel, selaras dengan fokus investasi INA di sektor mineral dan hilirisasi.

"Sinergi ini mencerminkan komitmen kolektif untuk membangun fondasi industri bernilai tambah di dalam negeri serta mendorong masuknya investasi berkualitas ke sektor-sektor strategis nasional," ujar Ridha.

Eramet hadir di Indonesia sejak tahun 2006 melalui operasional pertambangan nikelnya di Weda Bay, Maluku. Sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, Eramet Indonesia menjalin kemitraan dengan Badan Geologi di 2024 untuk memulai studi dan eksplorasi mineral kritis, termasuk lithium, guna mendukung target transisi energi nasional.

"Dengan fokus pada pengolahan hilir, transisi energi, dan mineral kritis, prioritas Danantara Indonesia dan INA sejalan dengan ambisi strategis Eramet di Indonesia," tambah Chief Executive Officer Eramet Group, Paulo Castellari.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: