terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Mayat Ibu Dalam Koper di Pangkep Sulsel Ditemukan Anaknya di Kamar Kos - my blog
Seorang ibu rumah tangga bernama Ramlah (47 tahun), ditemukan tewas mengenaskan dalam koper di kamar kosnya, di Jalan Pelelangan, Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Minggu (11/8) sore. Dia diduga dibunuh.
Kasi Humas Polres Pangkep, AKP Imran, mengatakan korban merupakan warga Kabupaten Jeneponto. Di Pangkep, dia bekerja sebagai pedagang keliling dan tinggal di kosan seorang diri
"Anaknya sendiri yang temukan. Jadi anaknya ini ke kosan mamanya. Tapi dia tidak temukan. Dan malah menemukan koper besar," kata Imran saat dihubungi.
Ia menjelaskan, anak korban datang mengunjungi kamar kos ibunya tersebut. Saat itu, anaknya tidak menaruh curiga dengan koper besar yang berada dalam kamar kos tersebut. Bahkan, sempat menghubungi pemilik kos untuk menanyakan keberadaan ibunya.
"Awalnya tidak curiga. Tapi setelah mencari ibunya dan tidak temukan, makanya dia periksa koper itu dan mencium bau busuk," sebutnya.
Penasaran dengan isi koper, anak korban langsung membukanya. Betapa kagetnya, ternyata isi koper itu adalah mayat ibunya. Saksi pun langsung lapor ke polisi.
"Setelah kami dapat laporannya, tim Inafis langsung ke lokasi," sambungnya.
Imran menegaskan, bahwa Ramlah diduga korban pembunuhan. Ia dibunuh lalu mayatnya dimasukkan ke dalam koper.
"Untuk motifnya masih kami dalami. Begitu juga dengan pelakunya masih dalam penyelidikan," jelas dia.
Sat ini, mayat korban telah dibawa ke RS Pangkep untuk diautopsi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar