terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Trump Kenakan Tarif 32% ke RI, Pengusaha Sebut Ekspor Pakaian Jadi Akan Terimbas - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Trump Kenakan Tarif 32% ke RI, Pengusaha Sebut Ekspor Pakaian Jadi Akan Terimbas
Jul 8th 2025, 14:04 by kumparanBISNIS

Ilustrasi Karyawan Tekstil Foto: zakir1346/Shutterstock
Ilustrasi Karyawan Tekstil Foto: zakir1346/Shutterstock

Pengusaha tekstil buka suara soal pengenaan tarif bea masuk 32 persen oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Indonesia.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Serat & Benang Filamen Indonesia (APSyFI) Farhan Aqil Syauqi mengatakan pengenaan tarif Trump akan berdampak pada ekspor di Indonesia.

Dia menyoroti besarnya pasar ekspor AS bagi produk-produk asal Indonesia, termasuk produk jadi industri tekstil. Pada 2023 sekitar 49 persen ekspor pakaian jadi dari Indonesia dikirim ke AS, atau sebanyak 133,7 ribu ton dengan nilai ekspor ke AS pada tahun tersebut sebesar USD 3,59 miliar.

"Pengenaan tarif Trump akan berdampak pada ekspor di Indonesia, di mana mayoritas ekspor Amerika Serikat didominasi oleh produk jadi tekstil," tutur Farhan kepada kumparan, Selasa (8/7).

Selain itu, menurut dia pengenaan tarif Trump ini juga berpotensi terjadinya transhipment dari negara lain yang mendapatkan pengenaan tarif lebih tinggi dari Indonesia.

Dia kemudian membeberkan pengalaman pengusaha yang dituduh melakukan dumping atau ekspor secara besar-besaran ke AS. Tuduhan tersebut muncul setelah China menerapkan bea masuk anti dumping.

"Setelah diidentifikasi oleh melalui data pemerintah Amerika ternyata terdapat pedagang yang melakukan ekspor ke Amerika, padahal pedagang ini tidak memiliki lini produksi yang dituduh," jelasnya.

Farhan melihat kejadian tersebut berkaitan dengan transhipment dari negara lain. Sehingga pengusaha berharap nantinya pemerintah bisa lebih mengetatkan penerbitan Sertifikat Keterangan Asal (SKA) atau Certificate of Origin (COO).

"Harapannya pengetatan penerbitan SKA atau COO, jangan sampai perbuatan seperti ini terjadi kembali," imbuhnya.

Selain itu, dia juga berharap pemerintah bisa menjalin perjanjian perdagangan dengan negara yang dianggap potensial menjadi pasar ekspor produk tekstil, seperti Kanada dan Meksiko.

Lebih lanjut dia menjelaskan, hal ini dikarenakan dengan bergabungnya Indonesia terhadap BRICS, membuat Indonesia masuk dalam deretan negara yang mendapat ancaman tambahan tarif 10 persen.

"Ancaman Trump terhadap negara yang terafiliasi dengan BRICS juga perlu disikapi dengan kehati-hatian. Indonesia harus mencari peluang yang tepat pada saat situasi geopolitik dan geo-ekonomi sedang tidak menentu," jelas Farhan.

Sebelumnya Trump resmi mengenakan tarif 32 persen untuk produk Indonesia mulai 1 Agustus 2025. Tarif ini tetap sama dengan yang diumumkan Trump pada April 2025.

Selain menerapkan tarif di angka 32 persen, Trump juga mengancam akan menaikkan tarif lebih tinggi sebesar 32 persen lagi jika Indonesia menerapkan tarif balasan kepada produk AS.

Trump juga mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10 persen kepada BRICS maupun negara-negara yang mendukung kebijakan BRICS yang disebutnya "Anti-Amerika".

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: