terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Geliat Penjualan Hewan Kurban di Jakarta Jelang Idul Adha - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Geliat Penjualan Hewan Kurban di Jakarta Jelang Idul Adha
May 25th 2025, 19:29 by kumparanNEWS

Lokasi penjualan hewan kurban di Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (25/6/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Lokasi penjualan hewan kurban di Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (25/6/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Bau kotoran sapi menusuk hidung pengendara yang lalu-lalang di sekitar Jalan Buncit Raya, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (25/5).

Dari pinggir jalan, suara kawanan sapi melenguh sesekali terdengar. Sambil memakan rumput di bawah tenda yang disulap menjadi kandang, kawanan sapi itu ditonton oleh anak-anak kecil yang menjadi lokasi penjualan hewan kurban itu bak lokasi wisata.

Pemandangan ini menjadi penanda Idul Adha sudah di depan mata.

Momen Idul Adha merupakan momen yang paling dinanti oleh para penjual hewan kurban. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang mulai berjualan jauh-jauh hari.

Lokasi penjualan hewan kurban di Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (25/6/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Lokasi penjualan hewan kurban di Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (25/6/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Salah satunya dilakukan oleh Dwi Suryadi (44 tahun). Warga asli Mampang ini berjualan di pinggir jalan raya di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Sudah sekitar 10 tahun ia menjual hewan kurban di sana, melanjutkan usaha orang tuanya.

Untuk menjalankan usaha itu, Dwi menyewa lahan hampir seukuran lapangan sepak bola—yang kemudian disulap menjadi kandang sapi—itu dilakukan setiap menyambut Idul Adha, selama sebulan.

Menurut Dwi, jumlah sapi yang dibawanya ke kandang sesuai dengan jumlah permintaan para pelanggannya.

"Kita juga rata-rata itu pelanggan. Jarang customer baru. Kita hanya siapin buat langganan-langganan yang sudah biasa [beli]," kata Dwi saat ditemui kumparan, Minggu (25/5).

"[Penjualan selalu] habis, karena kan kita hitung dengan langganan kita, hanya sediain stok aja," imbuhnya.

Salah satu penjual hewan kurban, Dwi Suryadi (44 tahun), saat ditemui di lokasi penjualan hewan kurban miliknya, di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (25/5/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Salah satu penjual hewan kurban, Dwi Suryadi (44 tahun), saat ditemui di lokasi penjualan hewan kurban miliknya, di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (25/5/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Dwi mengungkapkan bahwa pelanggannya kebanyakan masyarakat yang tinggal di Jakarta. Sesekali dia melakukan pengiriman sapi ke luar Jakarta.

"Pembelinya dari sini (Jakarta), dia minta tolong diantar ke sana. 'Ini saya beli lima ekor. Pak, nanti saya minta dikirim ke masjid ini, masjid ini', kayak gitu," kata Dwi.

"Kalau diantar ke luar kota ada sampai di Tapos, Bogor. Pengiriman sampai ke Sentul, Karawaci," imbuhnya.

Idul Adha tahun ini, Dwi menjual dua jenis sapi, yakni sapi bali dan sapi jawa. Totalnya mencapai 110 ekor, dengan rincian sapi bali 75 ekor dan sapi jawa 35 ekor.

Untuk sapi bali, bobot yang dijual berkisar antara 330–425 kilogram. Sementara, bobot sapi jawa mulai dari 300–1.200 kilogram.

"Sapi bali itu tulangnya lebih kecil. Jadi dagingnya padat. Kalau warnanya itu merah sama hitam. Kalau sapi jawa itu tulangnya lebih besar. Jadi kan lebih kokoh," jelas dia.

Lokasi penjualan hewan kurban di Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (25/6/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Lokasi penjualan hewan kurban di Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (25/6/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Untuk harga yang dipatok per ekornya pun juga berbeda. Dwi menyebut, tarif harga satu ekor sapi dihitung per kilogram bobotnya.

"Kalau di sini, kalau hanya untuk satu sapi, kita jualnya per kilonya. Kalau [sapi] bali itu dihitung Rp 70.000 per kilonya, kalau [sapi] jawa itu tergantung jenisnya, ya, ada yang Rp 75.000, ada yang Rp 85.000 per kilo," tutur dia.

Selama kurang lebih 16 hari mulai berjualan, Dwi mengungkapkan sapi yang sudah terjual mencapai 70 persen.

"Sudah terjual sampai saat ini, ya, sudah 70 persen. Sampai saat ini, ya, sapi balinya 22 [ekor], [sapi] jawanya 30an [ekor]," ungkapnya.

Selain menjual sapi, Dwi juga menjual kambing untuk Idul Adha tahun ini. Namun, kata dia, kambing baru didatangkannya ke kandang seminggu jelang Idul Adha.

"Karena kambing itu, kan, lebih ringkih, ya. Istilahnya apa, ya. Pemeliharannya itu lebih susah, gampang sakit. Terus nanti apalagi cuaca sekarang lebih panas, hujan, kambing itu gampang sakit. Risikonya lebih besar," ucap dia.

"Jadi nanti satu minggu [jelang Idul Adha], sudah [datang], langsung antar, langsung antar, langsung antar, gitu," pungkasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: