terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Trump Ancam Kenakan Tarif Tambahan 10 Persen Buat Negara-negara BRICS - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Trump Ancam Kenakan Tarif Tambahan 10 Persen Buat Negara-negara BRICS
Jul 7th 2025, 10:01 by kumparanBISNIS

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam pembukaan sesi pertama KTT BRICS di Museum Seni Modern (MAM), Rio de Janeiro, Minggu (6/7/2025). Foto: Dok. Tim Media Prabowo
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam pembukaan sesi pertama KTT BRICS di Museum Seni Modern (MAM), Rio de Janeiro, Minggu (6/7/2025). Foto: Dok. Tim Media Prabowo

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial. Ia mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10 persen kepada BRICS maupun negara-negara yang mendunkung kebijakan BRICS yang disebutnya "anti-Amerika."

Dalam unggahan di media sosial Truth Social pada Minggu (6/7), Trump menyatakan, "Setiap negara yang menyelaraskan diri dengan kebijakan anti-Amerika dari BRICS akan dikenakan tarif tambahan 10 persen. Tidak akan ada pengecualian terhadap kebijakan ini. Terima kasih atas perhatian Anda!"

Namun, Trump tidak merinci lebih lanjut apa yang dimaksud dengan "kebijakan anti-Amerika" dari BRICS. Kelompok BRICS, yang awalnya beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, telah memperluas keanggotaannya pada 2024 dengan menambahkan enam negara baru termasuk Indonesia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Iran, Ethiopia, dan Mesir.

Presiden AS, Donald Trump. Foto: Nathan Howard/REUTERS
Presiden AS, Donald Trump. Foto: Nathan Howard/REUTERS

Mengutip Reuters, Senin (7/7), pernyataan Trump ini memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku ekonomi dan kebijakan luar negeri, mengingat AS masih menjadi mitra dagang utama bagi banyak negara anggota BRICS.

Pakar hubungan internasional menilai pernyataan ini sebagai bagian dari strategi kampanye Trump menjelang Pilpres AS 2024 yang mengusung retorika proteksionisme dan America First. Namun demikian, kebijakan tarif unilateral seperti ini berpotensi memicu kembali ketegangan dagang global.

Adapun tenggat waktu negosiasi tarif yang dikenakan Trump kepada sejumlah negara adalah 9 Juli 2025. Hingga saat ini, baru Vietnam yang sudah memiliki kesepakatan dengan AS, yakni dikenakan tarif tambahan sebesar 20 persen, dari sebelumnya dikenakan 46 persen.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: