terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Foto: Ketika Banjir di Texas Renggut Nyawa 50 Orang - my blog
Banjir besar menerjang Texas di Amerika Serikat, Sabtu (5/7) waktu setempat. Foto: Marco Bello/ReutersSekarang banjir di wilayah tersebut mulai surut. Namun pencarian orang-orang yang masih hilang akibat banjir. Foto: Sergio Flores/REUTERSWakil Gubernur Texas, Dan Patrick menyebutkan telah mengarahkan 500 tim evakuasi dalam membantu pencarian orang-orang yang hilang. Foto: Marco Bello/ReutersDikutip dari AFP, daerah Kota Kerr merupakan wilayah paling terdampak banjir ini yakni dengan 43 orang korban jiwa. Banjir ini disebabkan oleh hujan deras di Kerr. Foto: Sergio Flores/REUTERSSaat ini Jumlah korban jiwa akibat banjir yang menerjang Texas, Amerika Serikat, bertambah menjadi 50 orang, termasuk 15 anak-anak. Foto: Marco Bello/ReutersFoto: Marco Bello/Reuters
Sekarang banjir di wilayah tersebut mulai surut. Namun pencarian orang-orang yang masih hilang akibat banjir.
Wakil Gubernur Texas, Dan Patrick menyebutkan telah mengarahkan 500 tim evakuasi dalam membantu pencarian orang-orang yang hilang.
Dikutip dari AFP, daerah Kota Kerr merupakan wilayah paling terdampak banjir ini yakni dengan 43 orang korban jiwa. Banjir ini disebabkan oleh hujan deras di Kerr.
Saat ini Jumlah korban jiwa akibat banjir yang menerjang Texas, Amerika Serikat, bertambah menjadi 50 orang, termasuk 15 anak-anak.
Sejumlah petugas penyelamat menaiki perahu karet untuk melakukan pencarian korban hilang usai banjir bandang di Texas, Amerika Serikat, Minggu (6/7/2025). Foto: Marco Bello/Reuters
Tidak ada komentar:
Posting Komentar