terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
KRI Spica Dikerahkan Cari Korban KMP Tunu Jaya yang Tenggelam di Selat Bali - my blog
Petugas melakukan pencarian dalam operasi SAR tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Jembrana, Bali, Sabtu (5/7/2025). Foto: Sonny Tumbelaka/AFP
Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II Laksamana TNI Endra Hartono mengatakan TNI AL mengirim KRI Spica untuk misi pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya.
KRI ini penting untuk penggambaran situasi di dalam air.
"Untuk lebih meyakinkan kembali TNI AL mengirim satu KRI lagi yang bersertifikasi underwater detection yaitu KRI Spica dari Pushidrosal (Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut)," kata Endra, Minggu (6/7).
KRI Spica malam ini akan berangkat langsung ke lokasi.
"Sehingga diharapkan ini juga akan lebih meyakinkan kembali kepada kita terkait gambaran situasi yang ada di Selat Bali," jelasnya.
KRI Spica (934) adalah Kapal Bantu Hidro Oseanografi (BHO) kedua milik TNI Angkatan Laut Indonesia yang dibuat di Prancis.
KRI Spica merupakan kapal survei termodern di Asia Tenggara dan memiliki berbagai peralatan canggih untuk survei dan pemetaan hidro-oseanografi.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno menyampaikan terima kasih dengan penambahan kekuatan dari KRI Spica
"Akan sangat membantu kecepatan penggambaran situasi bawah air. Dan satu KRI patroli yaitu KRI Marlin," kata Ribut.
"Kalau untuk KRI Spica, Pak Kepala KNKT sudah familiar dan mudah-mudahan dengan kehadiran KRI Spica bisa memperkuat dan memberikan petunjuk-petunjuk yang optimal bagi SMC dalam mengambil langkah-langkah penyelamatan dan evakuasi," pungkasnya.
Hingga Minggu (6/7) sore total korban KMP Tunu Pratama Jaya yang teridentifikasi menjadi 37 orang. Dengan rincian 7 orang meninggal dunia, 30 orang selamat. Sementara, 28 korban lainnya masih dilakukan pencarian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar