terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Ibu di Sumut Banting Bayinya hingga Tewas: Diduga Baby Blues dan Korban KDRT - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ibu di Sumut Banting Bayinya hingga Tewas: Diduga Baby Blues dan Korban KDRT
Jul 8th 2025, 13:38 by kumparanNEWS

Ilustrasi penjara anak. Foto: Shutterstock
Ilustrasi penjara anak. Foto: Shutterstock

Polisi mengungkap kondisi ibu di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut, yakni Depri Dayanti yang membanting bayinya yang berusia 11 bulan hingga tewas.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yasir Ahmadi menuturkan kondisi pelaku saat ini belum bisa dimintai keterangan lebih rinci. Sebab, pelaku banyak termenung.

"Kayaknya baby blues. (Kayaknya) stres. Diam aja dia. Bengong," kata Yasir pada Selasa (8/7).

Awal mula

Yasir bilang, aksi pelaku membanting bayi perempuannya itu terjadi pada Minggu (6/7). Saat itu, korban menangis. Namun, tak ada stok susu di rumah.

"Anaknya nangis, dikasih air putih, nggak dikasih susu, ibunya nggak bisa nyusuin. Anaknya mungkin lapar. Mau nyusu enggak ada," kata dia.

"Susu kaleng juga nggak ada," sambungnya.

KDRT dan Judi

Di sisi lain, kata Yasir, pelaku mengaku bahwa ia menjadi korban KDRT sang suami.

"Suaminya gila main judi. Bolak balik mukulin dia juga. Ada juga bekas pukulan suaminya di kepalanya, di jidat," kata dia.

"Jadi dia stres ngadepin suaminya. Tambah lagi uang belanja nggak ada," jelasnya.

Meski begitu, keterangan pelaku soal dugaan KDRT dan judi tersebut akan didalami pihak kepolisian

"Kami dalami," jelasnya.

Saat ini, pelaku Depri telah ditetapkan sebagai tersangka dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: