terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Pratikno Nilai Pendidikan dengan AI Lebih Efektif: Tapi Harus Bijak - my blog
MenkoPMK Pratikno memberikan sambutan dalam rapat konsolidasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Pusdiklat Kemendikbud, Depok, Jawa Barat, Selasa (29/4/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menilai pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Namun, ia mengingatkan pentingnya penggunaan teknologi tersebut secara bijak agar tidak menimbulkan dampak negatif, terutama bagi generasi muda.
"Jadi memang teknologi digital dan AI sangat bagus untuk meningkatkan produktivitas, pembelajaran lebih efektif. Tapi harus digunakan secara bijak," ujar Pratikno di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (19/5).
Pratikno menegaskan jangan sampai screen time anak-anak lebih banyak dihabiskan untuk scrolling gadget. Karena scrolling membuat anak mendapat informasi tidak komprehensif.
"Memperoleh informasi yang tidak komprehensif, kadang-kadang juga riset menunjukkan bahwa itu bisa menimbulkan depresi dan lain-lain," ucap dia.
Pratikno menjelaskan, pihaknya di Kemenko PMK tengah mendorong kampanye penggunaan teknologi secara cerdas dan bijak. Hal ini menjadi penting mengingat banyak sektor yang menjadi koordinasi Kemenko PMK terdampak langsung oleh disrupsi teknologi, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pembinaan keluarga dan anak.
"Jadi kami di Kemenko PMK ini mengkoordinatori beberapa kementerian dan kedeputian di dalam Kemenko PMK ini, terdiri dari satu kedeputian keluarga anak dan perempuan, kemudian yang kedua kesehatan, yang ketiga pendidikan, yang keempat itu jati diri bangsa, evolusi mental, kelima itu kebencanaan," terang dia.
Ia menyoroti fenomena meningkatnya screen time yang berlebihan di masyarakat sebagai salah satu dampak dari perkembangan teknologi yang tidak bijak. Bahkan dalam satu keluarga, komunikasi langsung bisa tergantikan oleh interaksi melalui layar, yang menurutnya dapat merusak kualitas relasi sosial dan kesehatan mental.
"Nah oleh karena itu, karena teknologi itu sangat mempengaruhi bidang tugas kami di Kemenko PMK, makanya kami mendorong bagaimana kita cerdas menggunakan teknologi, tetapi kita juga harus bijak menggunakan teknologi. Begitu kira-kira," tandas dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar