terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Nusron Serahkan soal Demo Warga Kapuk Muara di PIK ke Maruarar - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Nusron Serahkan soal Demo Warga Kapuk Muara di PIK ke Maruarar
Feb 16th 2025, 19:21, by Salmah Muslimah, kumparanNEWS

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menghadiri penyerahan sertifikat di Kampung Bermis, Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (16/2/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menghadiri penyerahan sertifikat di Kampung Bermis, Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (16/2/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, buka suara terkait demo warga Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, yang tak terima adanya penutupan akses jalan di sekitar kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Nusron menilai, penutupan akses itu justru melanggar aturan. Adapun aturan yang dimaksud Nusron adalah Pasal 6 Undang-Undang Pokok Agraria. Di ketentuan tersebut menyatakan bahwa semua hak atas tanah mempunyai fungsi sosial.

Sehingga, hak atas tanah tidak bisa semata-mata digunakan untuk kepentingan pribadi pihak tertentu.

"Saya belum cek, tapi kalau menurut aturan, itu akses masyarakat enggak boleh ditutup satu sama lain. Kalau administrasi pertanahan itu, antara satu bidang dengan bidang lain nggak boleh ditutup gitu," kata Nusron kepada wartawan usai membagikan SHGB ke warga Kampung Nelayan Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/2).

Namun, menurutnya masalah tersebut lebih tepat diatasi oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

"Tapi, ini urusannya Pak Maruarar, karena masing-masing punya sertifikat, ditutup jalannya, itu mengganggu proses pembangunan permukiman dan kawasan," katanya.

"Ini sebetulnya, ini urusannya Pak Maruarar Sirait jawabannya, kenapa? Karena Pak Maruarar yang [urusan] kawasan pemukiman, kan, ini. Kalau saya kan urusan masalah administrasi pertanahannya," imbuh Nusron.

Sebelumnya, pada Jumat (14/2), kelompok warga yang mengatasnamakan dirinya sebagai Forum Warga Kapuk Muara menggelar aksi demonstrasi untuk menuntut pembukaan akses jalan. Aksi itu dilakukan di Jalan Pantai Indah Utara Sektor Timur Penjaringan, Jakarta Utara.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: