terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Militer Sudan Luncurkan Serangan Skala Besar untuk Pukul Mundur Pemberontak - my blog
Potret udara asap hitam dan api di pasar Omdurman di Omdurman, Sudan, Senin (15/5/2023). Foto: REUTERS/Handout via REUTERS
Bentrokan terjadi antara tentara reguler Sudan dengan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) di Omdurman, kota kembar dengan ibu kota Khartoum. Militer mengatakan pertempuran itu merupakan bagian dari serangan skala besar.
Wartawan AFP yang melaporkan di lokasi mengungkapkan ledakan terdengar di sekitar wilayah itu. Paramiliter RSF mundur ke wilayah itu setelah kehilangan kendali di ibu kota Sudan pada Maret lalu.
Militer mengatakan, operasi itu bertujuan mengusir paramiliter dari lokasi terakhir mereka di Khartoum.
"Kami melakukan operasi skala besar dan kami hampir membersihkan seluruh wilayah Khartoum dari para penjahat kotor," kata juru bicara militer, Nabil Abdallah, dalam keterangannya, Selasa (20/5).
Dalam beberapa minggu terakhir, paramiliter RSF telah meluncurkan serangan drone di sejumlah daerah di Sudan, khususnya di Port Sudan yang merupakan markas besar militer.
Perang saudara ini melibatkan dua faksi militer, yaitu pemimpin de facto Sudan Abdel Fattah al-Burhan dan RSF yang dipimpin Mohamed Hamdan Daglo.
Perang saudara ini memecah Sudan jadi dua bagian. Militer mengontrol wilayah utara, timur dan pusat Sudah, sedangkan RSF mendominasi hampir seluruh Darfur dan sebagian wilayah di Selatan.
Perang saudara ini tak hanya membunuh puluhan ribu orang, tapi juga membuat hampir 13 juta penduduknya harus mengungsi. Bahkan, lebih dari 3 juta penduduk meninggalkan Sudan sebagai pengungsi.
WHO mengatakan, sistem kesehatan Sudan yang sudah rapuh kini mencapai titik kritis akibat perang. Hampir 90% rumah sakit di sana terpaksa harus tutup karena perang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar