terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Polisi Gelar Prarekonstruksi Kasus Kematian Mahasiswa UKI - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Polisi Gelar Prarekonstruksi Kasus Kematian Mahasiswa UKI
Mar 26th 2025, 15:26, by Raga Imam, kumparanNEWS

Suasana pra rekonstruksi kasus kematian seorang mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, Rabu (26/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Suasana pra rekonstruksi kasus kematian seorang mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, Rabu (26/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Polres Metro Jakarta Timur menggelar prarekonstruksi kasus kematian mahasiswa UKI, Khenza Walewangko (22) di halaman kampus UKI, Jakarta Timur, Rabu (26/3).

Prarekonstruksi digelar mulai pukul 14.22 WIB. Ada sejumlah adegan yang diperagakan, salah satunya soal korban dan sejumlah saksi dalam kondisi mabuk usai minum-minuman kerasa.

Kemudian ada juga adegan yang diperagakan terkait perselisihan antar sesama saksi sampai aksi mencekik. Bahkan, ada juga adegan saat korban dipukul oleh salah satu saksi.

Suasana pra rekonstruksi kasus kematian seorang mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, Rabu (26/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Suasana pra rekonstruksi kasus kematian seorang mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, Rabu (26/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Namun, para saksi yang dihadirkan ini tak konsisten mengenai letak korban terjatuh.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, turut hadir di lokasi didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Armunanto Hutahaean serta Kapolsek Kramat Jati Kompol Rusit Malaka.

Suasana pra rekonstruksi kasus kematian seorang mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, Rabu (26/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Suasana pra rekonstruksi kasus kematian seorang mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, Rabu (26/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Sekilas Kasus

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi sebelumnya mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (4/3) sekitar pukul 19.40 WIB, di taman perpustakaan kampus UKI, Cawang, Jakarta Timur.

Ade mengatakan, menurut keterangan saksi, sesaat sebelum kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, korban bersama kedua temannya tengah minum miras jenis arak Bali.

"Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB saksi E ingin membeli minuman Arak Bali kembali, dan bertemu dengan korban di pintu keluar kampus UKI dan bertanya pada saksi E 'mau ke mana?' kemudian saksi menjawab 'mau beli Arak Bali'. Kemudian saksi dan korban pergi bersama dengan berjalan kaki untuk membeli minuman di sebuah toko minuman," jelas Ade.

Usai membeli minuman, korban dan rekan-rekannya yang berjumlah 6 orang minum-minum di taman perpustakaan kampus. Tiba-tiba pukul 18.00 WIB terjadi cekcok mulut yang belum diketahui penyebabnya.

Suasana pra rekonstruksi kasus kematian seorang mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, Rabu (26/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Suasana pra rekonstruksi kasus kematian seorang mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, Rabu (26/3/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Namun cekcok mulut itu segera mereda, dan mereka kembali minum-minum.

"Sekitar pukul 19.30 WIB korban terjadi cekcok mulut kembali yang kemudian dilerai oleh pihak security kampus. Kemudian saksi memapah korban ke arah pintu keluar. Dan pada saat di pintu keluar, saksi tinggal karena mengira korban akan mengambil sepeda motornya untuk pulang," kata Ade.

Korban ternyata tak langsung pulang. Namun berteriak sambil menggoyangkan pagar hingga terjatuh.

"Pada saat saksi kembali ke arah saung, ternyata korban tidak mengarah ke sepeda motornya melainkan ke arah pagar sambil berteriak dan mengoyak-ngoyak pagar sampai akhirnya korban terjatuh bersama dengan pagar ke arah depan," jelas Ade.

Saat saksi menghampiri korban, saat itu korban telah diangkat oleh orang tak dikenal dengan kondisi muka dan hidung yang mengeluarkan darah.

"Kemudian korban diangkat oleh seseorang yang tidak saksi kenal dengan kondisi muka dan hidung yang mengeluarkan darah yang kemudian dibawa ke IGD RS UKI, Cawang, Jakarta Timur," kata Ade.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: