terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Melihat Wajah Baru Terminal & Mal Blok M yang Kini Jadi 'Blok M Hub' - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Melihat Wajah Baru Terminal & Mal Blok M yang Kini Jadi 'Blok M Hub'
May 26th 2025, 15:46 by kumparanNEWS

Pemandangan langit-langit berhiaskan mozaik Betawi melalui pintu masuk kawasan bawah tanah Blok M yang berada di sebelah Circle K, Jaksel, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Pemandangan langit-langit berhiaskan mozaik Betawi melalui pintu masuk kawasan bawah tanah Blok M yang berada di sebelah Circle K, Jaksel, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Tulisan "Mal Blok M" di pintu masuk barat yang dulu menjadi penanda ikonik kawasan Melawai, Jakarta Selatan, kini telah berganti menjadi 'Blok M Hub'.

Di bawah tulisan itu ada ornamen kembang kelapa warna-warni khas Betawi, dipajang di sepanjang pinggir jalan yang masih basah usai diguyur gerimis, Senin (26/5).

Namanya kini 'Blok M Hub', area pintu masuk kawasan Melawai di bawah Stasiun MRT Blok, Jaksel, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Namanya kini 'Blok M Hub', area pintu masuk kawasan Melawai di bawah Stasiun MRT Blok, Jaksel, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Begitu memasuki pintu bawah tanah di sebelah minimarket, udara sejuk dari pendingin ruangan langsung terasa, membuat suasana menjadi nyaman.

Ondel-ondel di pintu masuk MRT Blok M Hub Jaksel, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Ondel-ondel di pintu masuk MRT Blok M Hub Jaksel, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Langit-langit koridor dipenuhi motif mozaik berwarna kuning cerah. Pencahayaan terlihat lebih memadai, tak lagi remang seperti sebelumnya.

Pemandangan segar ini merupakan buah dari revitalisasi Terminal dan Mal Blok M —sebagai bagian dari pembangunan dan pengembangan kawasan berorientasi transit Blok M-Sisingamangaraja.

Namun, meski tampilannya lebih cerah dan estetik, geliat aktivitas pengunjung di underground terminal Blok M itu masih sepi. Saat kumparan datang, terlihat satu acara expo yang bertajuk 'Innovation Creative Week'. Selain itu, tak ada aktivitas lain yang mencolok.

"Wah, sekarang adem, ya. Dulu saya lewat sini agak gelap dan pengap," ujar Nita (31), seorang pekerja kantoran yang rutin melintas di kawasan Blok M.

Pemandangan langit-langit berhiaskan mozaik Betawi melalui pintu masuk kawasan bawah tanah Blok M yang berada di sebelah Circle K, Jaksel, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Pemandangan langit-langit berhiaskan mozaik Betawi melalui pintu masuk kawasan bawah tanah Blok M yang berada di sebelah Circle K, Jaksel, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Pemandangan langit-langit berhiaskan mozaik Betawi melalui pintu masuk kawasan bawah tanah Blok M yang berada di sebelah Circle K, Jaksel, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Pemandangan langit-langit berhiaskan mozaik Betawi melalui pintu masuk kawasan bawah tanah Blok M yang berada di sebelah Circle K, Jaksel, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Revitalisasi yang dilakukan memang belum menjangkau seluruh area bawah tanah. Begitu memasuki zona tengah yang menghubungkan mal dan terminal, suasana kembali seperti sebelumnya. Warna-warni mozaik menghilang, udara tak lagi sejuk.

Zona kuliner dan UMKM yang disediakan masih didominasi lapak-lapak kosong. Hanya sekitar lima tempat makan yang beroperasi, itu pun tak terlalu ramai, meski waktu menunjukkan menjelang jam makan siang.

Area tengah bawah tanah Blok M yang terhubung dengan Mal Blok M Square dan area transit Terminal Blok M masih sepi dan langit-langitnya tak berhiaskan mozaik, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Area tengah bawah tanah Blok M yang terhubung dengan Mal Blok M Square dan area transit Terminal Blok M masih sepi dan langit-langitnya tak berhiaskan mozaik, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Area tengah bawah tanah Blok M yang terhubung dengan Mal Blok M Square dan area transit Terminal Blok M masih sepi dan langit-langitnya tak berhiaskan mozaik, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Area tengah bawah tanah Blok M yang terhubung dengan Mal Blok M Square dan area transit Terminal Blok M masih sepi dan langit-langitnya tak berhiaskan mozaik, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Berjalan ke arah terminal, suasana justru lebih hidup. Area thrifting alias penjual pakaian bekas didatangi sejumlah pengunjung.

Namun, makin dekat ke terminal utama, nuansa kembali muram. Langit-langit penuh titik cat yang mengelupas. Area food court mempertahankan rupa lamanya, kontras dengan wajah segar di sisi awal.

"Sebenarnya bagus, ya, kalau direvitalisasi semua. Tapi kalau setengah-setengah gini jadinya jomplang banget," kata Haris (25), mahasiswa yang datang ke Blok M untuk mengerjakan skripsi itu.

Pemandangan kawasan transit menuju akses terminal Blok M yang tak tersentuh revitalisasi, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Pemandangan kawasan transit menuju akses terminal Blok M yang tak tersentuh revitalisasi, Senin (26/5/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Petunjuk arah di kawasan transit ini masih minim. Saat kumparan mencoba mencari akses Halte TransJakarta, justru tersasar ke kawasan Pasar Raya. Baru setelah bertanya, diketahui bahwa pintu masuk halte berada di pojok kiri dari zona keberangkatan bus bandara—lokasi yang tak mudah ditemukan bagi pengunjung yang baru.

Penataan kawasan Terminal dan Mall Blok M. Foto: Thomas Bosco/kumparan
Penataan kawasan Terminal dan Mall Blok M. Foto: Thomas Bosco/kumparan

Di bagian depan Blok M terpantau kebanyakan pengunjung adalah pekerja kantoran dan orang tua. Anak-anak muda yang biasanya berani tampil nyentrik, belum mendominasi kawasan itu.

Revitalisasi kawasan bawah tanah Blok M memang membawa angin segar, dari tampilan yang lebih artistik hingga identitas lokal yang diperkuat.

Namun untuk benar-benar menjadi simpul urban yang nyaman dan fungsional, tantangan masih terbentang: meratakan kenyamanan hingga ke seluruh area, menghidupkan aktivitas secara konsisten, dan memperjelas navigasi bagi setiap pengunjung yang datang.

Jenama Baru Blok M Hub

Area pintu masuk Blok M bertuliskan Blok M Hub.  Foto: Thomas Bosco/kumparan
Area pintu masuk Blok M bertuliskan Blok M Hub. Foto: Thomas Bosco/kumparan

Wajah baru Terminal dan Mal Blok M yang kini menyandang nama baru Blok M Hub merupakan buah karya PT MRT sebagai dukungan atas transformasi Jakarta sebagai Kota Global dan Berbudaya.

Memang belum semua wajah Blok M telah dipercantik. Namun, menurut data dari PT MRT setidaknya, peremajaan ini telah menghampiri gapura dan fasad sisi barat, perbaikan jalan sisi barat, perapian Plaza 1, dan entre koridor mal sisi barat.

Proyek tak berhenti di situ. Selanjutnya, sepanjang satu tahun ke depan, akan dibangun jembatan layang (skybridge) yang menghubungkan Stasiun Blok M BCA dan kawasan Blok M, fasad bangunan terminal dan retail terintegrasi, serta ruang terbuka hijau baru dan ruang bawah tanah (multifunction hall) yang terintegrasi dengan area transit.

Apabila seluruh rencana ini terealisasi, Blok M Hub akan menjadi simpul urban yang mengesankan: nyaman, terintegrasi, dan fungsional.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: