terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
IHSG Diproyeksi Hijau, Penguatan Rupiah-BI Rate Masih Jadi Sentimen Positif - my blog
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (26/5). IHSG ditutup menguat pada level 7.214 (+0.658 persen) di Jumat (23/5).
Analis Binaartha memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan reli menuju 7.345 apabila berhasil menembus di atas resisten terdekat yaitu di 7.261. Meskipun masih ada potensi terbentuknya pola ending diagonal, yang artinya ada risiko koreksi jika IHSG tetap berada di bawah 7.261.
"Level support IHSG berada di 7.109, 7.055, 6.929 don 6.811, sementara level resistennya di 7.261, 7.345 and 7.444. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish," tulis analis Binaartha Sekuritas dalam risetnya, Senin (26/5).
Analis Binaartha Sekuritas kemudian merekomendasikan saham ADRO, AKRA, ANTM, dan ASII untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Senin (26/5).
Analis Phintraco Sekuritas melihat pada pekan lalu IHSG bergerak sideways dengan kecenderungan menguat, pendorongnya adalah penurunan BI Rate, penguatan rupiah, dan minat beli investor asing.
Dari sisi teknikal, stochastic masih berada di area overbought, namun belum menunjukkan pembalikan arah. Bollinger bands menandakan volatilitas tinggi dan masih ada potensi naik, meskipun overbought dalam jangka pendek.
"Histogram MACD masih menunjukkan momentum positif. Dan volume masih menunjukkan minat beli yang cukup besar. Sehingga IHSG pada pekan depan diperkirakan melanjutkan konsolidatif pada rentang 7.200-7.300," tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (26/5).
Kemudian sentimen fundamental, dari AS, akan ada rilis data durable goods orders bulan April yang diperkirakan turun 6,8 persen secara month of month (mom) dari bulan Maret 2025 yang tumbuh 7,5 persen mom.
Kemudian ada juga akan dirilis S&P/Case-Shiller Home Price bulan Maret 2025 yang diperkirakan tumbuh 4,2 persen atau sedikit melambat dari bulan Februari 2025 yang naik 4,5 persen.
Lalu ada juga data Indeks Kepercayaan Konsumen AS pada Mei 2025 yang diperkirakan turun ke 84 dari 86 pada April 2025.
Selain itu, investor juga akan menantikan data Core PCE price index April 2025 yang diperkirakan stagnan dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,2 persen MoM. Tidak hanya itu, di pekan ini Federal Open Market Committee (FOMC) juga akan merilis minutes.
Dari Eropa, akan dirilis data IKK Jerman, unemployment rate dan retail sales pekan ini. Dari Asia, Jepang akan dirilis data IKK, unemployment rate, industrial production dan retail sales. Sementara China akan ada rilis data NBS Manufacturing PMI bulan Mei 2025 yang diperkirakan turun di 48,6 dari 49 di bulan April 2025.
Saham-saham yang dapat diperhatikan pada pekan ini meliputi MBMA, AUTO, BBYB, KLBF dan TOWR.
***
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar