terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Segera Jadi Badan, Bulog Pastikan Masyarakat Bisa Tetap Cepat Akses Pangan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Segera Jadi Badan, Bulog Pastikan Masyarakat Bisa Tetap Cepat Akses Pangan
Nov 12th 2024, 11:20, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS

Pekerja menata karung beras di gudang Perum Bulog Umbul Tengah, Kota Serang, Banten, Kamis (7/11/2024). Foto: Angga Budhiyanto/ ANTARA FOTO
Pekerja menata karung beras di gudang Perum Bulog Umbul Tengah, Kota Serang, Banten, Kamis (7/11/2024). Foto: Angga Budhiyanto/ ANTARA FOTO

Perum Bulog tengah dipersiapkan untuk menjadi badan langsung di bawah presiden. Perubahan kelembagaan Bulog ini akan tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres).

Direktur Bisnis Bulog Febby Novita mengatakan, meskipun akan diubah menjadi badan di bawah presiden, namun menurut dia pemerintah pasti telah memikirkan bagaimana fungsi Bulog tetap terlaksana.

Sehingga, perubahan bentuk kelembagaan Bulog ini tidak akan membuat masyarakat kesulitan untuk mengakses pangan.

"Intinya kan pemerintah pasti memikirkan bagaimana fungsi Bulog itu dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi harga. Apapun bentuknya Bulog, yang pasti masyarakat bisa mendapatkan akses cepat pangan," kata Febby usai acara Gathering Rumah Pangan Kita (RPK) di Kantor Pusat Bulog, Selasa (12/11).

Febby menjelaskan, saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut dari pemerintah mengenai perubahan kelembagaan Bulog, termasuk bagaimana nantinya bisnis-bisnis yang dikelola Bulog.

Hanya saja, niat pemerintah menjadikan Bulog sebagai badan langsung di bawah presiden bertujuan agar Bulog menjadi instansi yang kuat.

"Belum ada pembicaraan ke sana. Sekarang kan memang yang pasti, niat pemerintah kan ingin membuat bulog itu besar ya, dan besar itu kan dari bermacam-macam cara," imbuh Febby.

Mengutip laman resminya, Bulog memiliki dua anak perusahaan, yaitu PT Jasa Prima Logistics dan PT Gendhis Multi Manis. Selain itu, dia menyebut meski akan segera diubah menjadi badan, saat ini internal Bulog masih berjalan sebagaimana biasanya.

"Kita tetap berjalan seperti biasa ya, tidak ada target-target, yang penting fokus kita, teman-teman tetap bekerja, tetap jualan, tetap ini biar nanti ada yang memikirkan lah itu," ujarnya.

Febby juga memastikan jaringan distribusi Bulog melalui RPK akan tetap berjalan nantinya. RPK akan tetap menjadi perpanjangan tangan pemerintah menyediakan pangan terjangkau untuk masyarakat

"Jaringan (RPK) itu pasti ada. Sekarang kan kita yang penting, customer itu bisa mendapatkan akses pangan, tentunya kita tidak perlu produksi dari kita ya, bisa juga dari yang lain. Ketersediaan barangnya itu kan bisa kita juga ambil dari yang lain," tutup Febby.

Sebelumnya, kabar Bulog akan diubah jadi badan langsung di bawah presiden pertama kali diutarakan oleh Dirut Bulog Wahyu Suparyono.

Dia bercerita transformasi Bulog ini menjadi salah satu tugas yang diberikan Prabowo kepadanya saat pertama ditunjuk jadi pemimpin Bulog pada awal September 2024 lalu.

"Ini kita Bulog nanti jadi ke lembaga pemerintah lainnya, nggak dong (di bawah Kementerian BUMN). Kurang lebih seperti itu (Badan Gizi) di bawah presiden dong," kata Wahyu saat ditemui usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR RI, di Gedung DPR RI Senayan, Selasa (5/11).

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: