terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Mentan Wajibkan Industri Pengolahan Serap Susu Peternak, Aturan Segera Dibuat - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mentan Wajibkan Industri Pengolahan Serap Susu Peternak, Aturan Segera Dibuat
Nov 11th 2024, 12:40, by Abdul Latif, kumparanBISNIS

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman merespons adanya aksi peternak membuang hasil produksi susu sapi segar di Pasuruan, Jawa Timur dan Boyolali, Jawa Tengah pada Senin (11/11).

Amran mengadakan koordinasi bersama Mensetneg Prasetyo Hadi mengundang industri pengolahan susu, importir susu sapi, gabungan peternak sapi perah sampai dinas daerah terkait.

Usai rapat, Amran mengatakan akan ada regulasi mengenai kewajiban industri untuk menyerap produksi susu lokal.

"Kemudian regulasi kami mengubah regulasi seluruh industri wajib seluruh industri wajib menyerap susu peternak [lokal]. Itu kami langsung sudah sepakati. Tanda tangan. Mengirim surat ke dinas-dinas, provinsi, dinas peternakan, provinsi dan kabupaten untuk ditindaklanjuti," ujar Amran di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan pada Senin (11/11).

Peloper susu melakukan aksi mandi susu sapi yang tidak terserap oleh industri pengolahan susu di Tugu Susu Tumpah, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (9/11/2024).  Foto: Aloysius Jarot Nugroho/ANTARA FOTO
Peloper susu melakukan aksi mandi susu sapi yang tidak terserap oleh industri pengolahan susu di Tugu Susu Tumpah, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (9/11/2024). Foto: Aloysius Jarot Nugroho/ANTARA FOTO

Amran juga sudah membuat usulan kepada Prasetyo soal regulasi tersebut. Amran bercerita aturan mengenai kewajiban penyerapan susu memang sempat diubah antara tahun atas saran International Monetary Fund (IMF).

"Yang kedua, Perpres yang ada sekarang kita ubah, usulkan ubah, Pak Mensesneg sudah setuju, itu isinya adalah industri wajib serap susu peternak kita. Kenapa dulu (tahun) 97-98 ini adalah saran IMF dicabut tentang kewajiban untuk menyerap susu," lanjut Amran.

Maka dari itu regulasi mengenai penyerapan susu dihidupkan kembali oleh Amran. Ia menyebut di tahun 1997 sampai 1998 jumlah impor susu hanya 40 persen namun saat ini mencapai 80 persen.

"Ini dampak dari regulasi yang ada. Sekarang kita tegaskan wajib dan kami sudah membuat suratnya tadi," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Bayu Aji Handayanto yang merupakan peternak dan pengepul asal Pasuruan dengan Sony Effendi yang merupakan perwakilan Industri Pengolah Susu (IPS).

"Bayu dan Pak Sony, kita sudah pertemukan semua. Damai," jelas Amran.

Aksi Buang Susu Dilakukan Sejak September

Peloper susu melakukan aksi mandi susu sapi yang tidak terserap oleh industri pengolahan susu di Tugu Susu Tumpah, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (9/11/2024).  Foto: Aloysius Jarot Nugroho/ANTARA FOTO
Peloper susu melakukan aksi mandi susu sapi yang tidak terserap oleh industri pengolahan susu di Tugu Susu Tumpah, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (9/11/2024). Foto: Aloysius Jarot Nugroho/ANTARA FOTO

Dalam catatan kumparan, Bayu mengatakan pembuangan hasil panen susu sapi ini telah dilakukan sejak akhir September 2024 hingga sekarang.

"Totalnya sudah ada 500 ribu liter yang terbuang (mulai akhir September 2024 hingga sekarang)," ujar Bayu kepada kumparan, Kamis (7/11).

Bayu menceritakan, mulanya pada bulan September 2024, pabrik pengolahan susu meminta untuk mengurangi kuota dengan alasan perbaikan mesin dalam sepekan.Namun, pembatasan kuota itu berlanjut di minggu selanjutnya dengan alasan daya beli masyarakat turun.

Kejanggalan Bayu pun muncul. Hal ini, kata dia, susu dalam negeri selama ini hanya mampu 20 persen untuk memenuhi kebutuhan susu masyarakat. Setelah ditelisik, ternyata pabrik-pabrik pengolahan susu beralih ke susu impor.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: