terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Foto: Pertamina EP Prabumulih Field di Sumatera Selatan Dorong Produksi Migas - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Foto: Pertamina EP Prabumulih Field di Sumatera Selatan Dorong Produksi Migas
Jul 25th 2024, 09:48, by Aditia Noviansyah, kumparanBISNIS

Prabumulih, salah satu kota di Provinsi Sumatera Selatan, dikenal sebagai salah satu situs rintisan industri hulu perminyakan di tanah air sejak era kolonial yang tetap produktif hingga sekarang. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Sejarah panjang hulu migas di Sumatera Selatan sudah berlangsung sejak tahun 1895 dengan didirikannya NV Nederlandsche Indische Exploratie Maatschappij (NIEM) oleh pemerintah Belanda untuk melakukan eksplorasi migas di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi. Seiring berjalannya waktu, makin banyak penemuan ladang migas di berbagai wilayah Sumatera Selatan termasuk di Muara Enim, daerah yang menjadi cikal bakal Kota Prabumulih. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Kota Prabumulih merupakan pemekaran dari Kabupaten Muara Enim pada tahun 2001. Kota ini berdiri otonom berdasarkan UU 6/2001 tentang Pembentukan Kota Prabumulih dan kemudian diresmikan menjadi Pemerintah Kota pada tanggal 17 Oktober 2001. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Pengelolaan migas di Prabumulih saat ini salah satunya dipegang oleh PT Pertamina EP Prabumulih Field. Tidak hanya Prabumulih, PT Pertamina EP Prabumulih Field juga mempunyai wilayah kerja di berbagai kabupaten yaitu Muara Enim, Lahat, Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu, dan Kota Palembang. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Dalam mengelola sumur-sumur peninggalan kolonial, PT Pertamina EP Prabumulih Field terus melakukan perbaikan serta modernisasi guna meningkatkan produksi migas di lapangan terbesar di Sumatera Selatan tersebut. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Menurut Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field Muhammad Luthfi Ferdiansyah, ada tiga langkah yang dilakukan guna meningkatkan produksi migas di daerah tersebut. Pertama, melakukan perawatan dan optimalisasi sumur-sumur yang sudah ada. Kedua, menambah sumur baru dengan melakukan pengeboran pengembangan dan yang terakhir mengganti pipa-pipa yang sudah tua. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Salah satu capaian besar yang berhasil di tahun 2024 adalah pencapaian lifting minyak per Juni 2024 yang mencatat 8.780 barel minyak per hari naik tajam dari awal tahun yang sebesar 7.999 barel minyak per hari. Jumlah lifting tersebut juga mencapai 117 persen dari target yang telah ditetapkan pemerintah. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Capaian itu diraih dari keberhasilan pengerjaan Workover sumur GNK-82 dan Well Intervention sumur GNK-071 yang terletak di Desa Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih serta peningkatan jumlah sumur yang berproduksi dari 140 sumur bor pada tahun 2023 menjadi 190 sumur. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Tidak hanya minyak, lifting gas pada tahun 2024 juga mengalami peningkatan dari 105 Juta Standar Kaki Kubik per Hari pada awal tahun menjadi 114 Juta Standar Kaki Kubik per Hari per Juni 2024. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Sejarah panjang hulu migas di Sumatera Selatan sudah berlangsung sejak tahun 1895 dengan didirikannya NV Nederlandsche Indische Exploratie Maatschappij (NIEM) oleh pemerintah Belanda untuk melakukan eksplorasi migas di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.

Seiring berjalannya waktu, makin banyak penemuan ladang migas di berbagai wilayah Sumatera Selatan termasuk di Muara Enim, daerah yang menjadi cikal bakal Kota Prabumulih.

Pengelolaan migas di Prabumulih saat ini salah satunya dipegang oleh PT Pertamina EP Prabumulih Field. Tidak hanya Prabumulih, PT Pertamina EP Prabumulih Field juga mempunyai wilayah kerja di berbagai kabupaten yaitu Muara Enim, Lahat, Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu, dan Kota Palembang.

Dalam mengelola sumur-sumur peninggalan kolonial, PT Pertamina EP Prabumulih Field terus melakukan perbaikan serta modernisasi guna meningkatkan produksi migas di lapangan terbesar di Sumatera Selatan tersebut.

Menurut Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field Muhammad Luthfi Ferdiansyah, ada tiga langkah yang dilakukan guna meningkatkan produksi migas di daerah tersebut. Pertama, melakukan perawatan dan optimalisasi sumur-sumur yang sudah ada. Kedua, menambah sumur baru dengan melakukan pengeboran pengembangan dan yang terakhir mengganti pipa-pipa yang sudah tua.

Salah satu capaian besar yang berhasil di tahun 2024 adalah pencapaian lifting minyak per Juni 2024 yang mencatat 8.780 barel minyak per hari naik tajam dari awal tahun yang sebesar 7.999 barel minyak per hari. Jumlah lifting tersebut juga mencapai 117 persen dari target yang telah ditetapkan pemerintah.

Perwira memeriksa kualitas minyak di Pusat Pengumpul Produksi (PPP) Pertamina EP Prabumulih Field, Sumatera Selatan. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Perwira memeriksa kualitas minyak di Pusat Pengumpul Produksi (PPP) Pertamina EP Prabumulih Field, Sumatera Selatan. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: