terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Usai Perang Lawan Israel, Menlu Iran Temui Pangeran MBS di Jeddah - my blog
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Jeddah, Arab Saudi, Selasa (8/7/2025). Foto: Saudi Press Agency/Handout via REUTERS
Menlu Iran Abbas Araqchi menemui Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman di Jeddah pada Selasa (9/7). Ini adalah pertemuan pertama Iran dan Pangeran MBS usai perang 12 hari Iran-Israel berakhir.
Kantor berita Arab Saudi, SPA, melaporkan kedua orang itu membahas hubungan bilateral dan perkembangan sitiuasi di Timur Tengah.
Adapun juru bicara Kemlu Iran Esmail Baghaei mengatakan Araqchi tak hanya bertemu MBS yang juga Perdana Menteri Saudi itu dalam lawatannya ke Jeddah. Menlu Iran juga menemui Menhan Saudi Faisal bin Farhan al-Saud dan Menhan Saudi Khalid bin Salman — yang juga adik MBS.
"Menlu menggelar diskusi yang bermanfaat dengan Menhan dan Menlu Arab Saudi," ucap Baghaei seperti dikutip dari Reuters.
Sebelumnya, Baghaei mengungkap lawatan Menlu Iran dilakukan sepulang dari KTT BRICS di Brasil. KTT tersebut mengecam serangan Israel ke Iran pada Juni lalu.
Ketika itu Baghaei mengatakan tujuan lawatan Menlu Iran untuk membicarakan perdamaian dan keamanan di kawasan dengan Arab Saudi.
Adapun hubungan Saudi dan Iran saat ini kembali membaik setelah normalisasi hubungan diplomatik pada Maret 2023 — setelah terputus sejak 2016. Dalam serangan Israel ke Iran pada bulan lalu, Arab Saudi turut mengecam negara Zionis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar