terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kematian Diplomat Arya dalam Kos di Menteng - my blog
Kamar kosan pria berinisial ADP (39) yang ditemukan tewas dengan kepala terbungkus lakban di sebuah indekos kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Polisi telah memeriksa empat saksi dalam kasus kematian Arya Daru Pangayunan (39), seorang diplomat yang ditemukan tewas di kamar indekos kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7) pagi.
Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi mengatakan, saksi-saksi yang telah dimintai keterangan adalah orang yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Sudah sekitar empat sih empatan. Tetangga kosnya, yang membuka paksa itu penjaga kos, istri korban sama satu lagi pemilik kos," ujar Rezha saat dihubungi, Rabu (9/7).
Rezha menjelaskan pemeriksaan akan terus berlanjut. Polisi juga akan meminta keterangan dari rekan kerja Arya.
"Nanti kita mau diperiksa lagi mungkin si teman atau rekan kerja korban. Kami lagi sesuaikan untuk materi," ucapnya.
Hingga kini, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Arya. Hasil autopsi juga belum keluar karena masih menunggu pemeriksaan histopatologi dan toksikologi.
Sebelumnya, jenazah Arya ditemukan dalam kondisi cukup mengenaskan. Kepala Arya terikat lakban, sementara tubuhnya tertutup selimut di atas kasur kamar kos nomor 105.
"Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring di atas kasur dengan kepala tertutup lakban dan tubuh tertutup selimut," jelas Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya, Selasa (8/7).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar