terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

BMKG Ungkap Pemicu Banjir: Hujan Ekstrem di Puncak, Sangat Lebat di Jakarta - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
BMKG Ungkap Pemicu Banjir: Hujan Ekstrem di Puncak, Sangat Lebat di Jakarta
Jul 7th 2025, 10:18 by kumparanNEWS

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Hujan melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (5/7) dan Minggu (6/7). Hujan ini menyebabkan banjir di sejumlah titik baik di Jakarta, Bogor, Tangerang hingga Bekasi.

Kepala BMKG Dwikorita membeberkan mengapa hujan begitu deras dalam dua hari terakhir.

Pada Sabtu, debit hujan yang turun di Bogor ternyata lebih dari 100 mm. Hujan ini berkategori lebat hingga sangat lebat. Selain di Bogor, hujan dengan intensitas ini turun juga di Mataram Lombok, hingga sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan.

"Artinya tidak hanya di Jawa saja, tetapi berbagai wilayah di Indonesia. Hujan ekstrem tersebut berdampak pada banjir, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang," kata Dwikorita dalam konferensi pers secara daring, Senin (7/7).

Banjir setinggi lutut orang biasa rendam kawasan Stasiun KCIC Halim, Jakarta Timur, Minggu (6/7/2025). Foto: Fadjar Hadi/kumparan
Banjir setinggi lutut orang biasa rendam kawasan Stasiun KCIC Halim, Jakarta Timur, Minggu (6/7/2025). Foto: Fadjar Hadi/kumparan

Selain itu, hujan juga turun di wilayah Tangerang dan Jakarta Timur dengan intensitas yang sama. Akibatnya terjadi genangan, kerusakan infrastruktur, dan gangguan aktivitas masyarakat.

Kemudian di tanggal yang sama, di wilayah Puncak, Bogor, hujan bahkan turun lebih dari 150 mm yang memasuki kategori ekstrem.

"Bahkan ada yang mencapai lebih dari 150 mm ya, terutama yang dari area Puncak ya," kata Dwikorita.

BPBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat 7 titik banjir akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah setempat, Minggu (6/7/2025). Foto: Dok. Istimewa
BPBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat 7 titik banjir akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah setempat, Minggu (6/7/2025). Foto: Dok. Istimewa

Kemudian, pada tanggal 6 Juli, hujan turun secara luas di Jakarta hingga lebih dari 100 mm. Meski tidak memasuki kategori ekstrem, tetapi hujan ini berintensitas sangat lebat.

"Secara luas mulai dari Jakarta hingga sekitarnya dengan intensitas lebih dari 100 mm, ini tidak mencapai ekstrem ya, sekitar 140 mm-an per hari terutama di Tangerang ya, yang merah itu Tangerang," kata Dwikorita.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: